INDUSTRY.co.id - Jakarta – Konsistensi Bank Jakarta dalam menerapkan tata kelola perusahaan berhasil meraih penghargaan Gold Regulatory Compliance pada Indonesia
Regulatory Compliance Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Hukum Online di
Jakarta (22/05).
Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaanperusahaan yang mampu menjadikan kepatuhan hukum sebagai nilai inti dalam pengambilan keputusan strategis.
Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai dalam keterangan tertulisnya
menyampaikan ungkapan terima kasih kepada The Iconomics atas penghargaan
yang diberikan, serta turut mendedikasikan penghargaan tersebut kepada seluruh
pemangku kepentingan. Penghargaan ini merupakan apresiasi berharga
terhadap upaya berkelanjutan dalam meningkatkan standar tata kelola
perusahaan termasuk diantaranya Penerapan kepatuhan terhadap regulasi
perbankan.
Lebih lanjut Ateng menyampaikan penerapan kepatuhan terhadap regulasi
sebagai bagian dari tata kelola perusahaan menjadi landasan utama dalam
operasional Bank Jakarta. Dengan penerapan tata kelola yang baik, Bank Jakarta
optimistis dapat meningkatkan kepercayaan publik serta memberikan nilai
tambah bagi para pemangku kepentingan, termasuk nasabah, mitra bisnis, dan
regulator,” ujar Ateng.
IRCA merupakan penghargaan dengan penilaian berbasis self-assessment
dengan metodologi terstruktur bagi perusahaan yang menjadi teladan dalam
penerapan kepatuhan hukum dan tata kelola berkelanjutan. Penilaian dilakukan
dengan mempertimbangkan aspek evaluasi dan monitoring kepatuhan,
sosialisasi peraturan kepada internal perusahaan, inovasi dan penggunaan
teknologi untuk memudahkan tujuan kepatuhan hukum; strategi pengembangan
SDM, dan aspek lainnya yang relevan.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan bahwa pencapaian ini
semakin memperkuat komitmen Bank Jakarta dalam menerapkan tata kelola
perusahaan. “Dengan konsisten menerapkan GCGkami yakin dapat menjaga
kinerja perusahaan yang sehat, meningkatkan kepercayaan pemangku
kepentingan, serta memperkokoh posisi Bank Jakarta sebagai institusi perbankan
yang profesional dan berdaya saing tinggi," tutup Arie