INDUSTRY.co.id - JAKARTA - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) tancap gas di awal tahun 2026 dengan torehan kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi pasar.
Emiten telekomunikasi ini berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp11,84 triliun pada kuartal pertama 2026, sebuah lompatan signifikan sebesar 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan dua digit ini menjadi sinyal kuat bahwa strategi integrasi jaringan dan ekspansi layanan 5G yang masif mulai membuahkan hasil nyata bagi neraca perusahaan.
Kenaikan top-line tersebut tak lepas dari keberhasilan XLSMART dalam mengonversi trafik data menjadi pundi-pundi rupiah. Hingga akhir Maret, kontribusi layanan data dan digital mendominasi pendapatan dengan porsi mencapai 91,8 persen.
Performa solid ini didorong oleh optimalisasi portofolio pelanggan dan peningkatan kualitas pasar yang tercermin dari naiknya blended average revenue per user (ARPU) menjadi Rp47,3 ribu.
“Fokus utama XLSMART saat ini adalah memperkuat kualitas jaringan dan memperluas pengalaman 5G pelanggan di seluruh Indonesia. Kami ingin memastikan setiap pelanggan dapat menikmati konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan seamless untuk mendukung kebutuhan digital yang terus berkembang,” ungkap Presiden Direktur dan CEO XLSMART, Rajeev Sethi.
Ketajaman operasional perusahaan juga terlihat pada sisi profitabilitas. XLSMART mencatatkan normalized EBITDA sebesar Rp5,43 triliun dengan margin yang terjaga di level 46 persen. Sementara itu, laba bersih yang dinormalisasi tercatat menyentuh angka Rp1,37 triliun.
Angka-angka ini menunjukkan efisiensi yang berjalan beriringan dengan ekspansi kapasitas jaringan di tengah kompetisi industri telekomunikasi yang kian sengit.
Sisi operasional mencatat lonjakan trafik data tahunan mencapai 3.867 petabytes, sebuah tren yang dipicu oleh tingginya konsumsi layanan video streaming, mobile gaming, dan ekosistem berbasis cloud.
Guna mengimbangi haus data pelanggan, XLSMART secara agresif telah mengintegrasikan sekitar 40,3 ribu site serta menambah 4,9 ribu site baru pada periode ini. Dengan tambahan infrastruktur tersebut, total jumlah BTS XLSMART kini menembus angka 253 ribu unit.
Menurut Rajeev, integrasi jaringan dan ekspansi 5G merupakan fondasi utama dalam membangun pengalaman digital generasi berikutnya.
“Dengan infrastruktur yang semakin kuat dan terintegrasi, kami berada pada posisi yang lebih siap untuk menghadirkan kualitas layanan yang semakin baik bagi pelanggan,” imbuhnya.
Untuk mendukung ambisi tersebut, perseroan telah merealisasikan belanja modal atau capitalized capex sebesar Rp2,25 triliun pada kuartal pertama tahun ini.
Dana jumbo tersebut difokuskan pada modernisasi infrastruktur dan perluasan jangkauan 5G yang saat ini telah merambah ke 43 kota di Indonesia. XLSMART menegaskan komitmennya untuk terus memperlebar cakupan layanan teknologi generasi kelima ini sepanjang tahun 2026.
Di balik penguatan infrastruktur fisik, Rajeev juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia melalui budaya kerja kolaboratif dan talenta digital. Baginya, konektivitas berkualitas adalah kunci untuk mempercepat transformasi digital nasional.
Perusahaan optimis bahwa fundamental yang kuat di awal tahun ini akan menjadi landasan pacu bagi XLSMART untuk terus menghubungkan masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.