INDUSTRY.co.id - Medan- Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan penyebaran berita bohong atau "hoax" di media sosial sebagaimana dilakukan sindikat Saracen dapat dilawan dengan teknologi sehingga di masa mendatang tidak muncul lagi kasus serupa.

Advertisement

"Dengan teknologi, 'hoax' secara sistem itu harus disaring jangan sampai muncul," kata Nasir di sela kunjungan kerja di Medan, Sabtu (26/8/2017)

Menurut dia, perkembangan teknologi selalu berada di depan penyebaran berita bohong. Pemerintah memiliki kemampuan untuk menangkalnya lewat teknologi.

Advertisement

Maka dari itu, penguatan teknologi dan regulasi menjadi sesuatu yang harus dilakukan, termasuk untuk menyaring "hoax" di media sosial.

Berita bohong, lanjut dia, tidak boleh dibiarkan leluasa beredar di tengah masyarakat karena berpotensi menyulut kebencian di tengah masyarakat. Lebih parah dari itu, kerekatan masyarakat dapat retak karena merajalelanya "hoax".

Advertisement

Nasir seperti dilansir Antara mengatakan keragaman di tengah masyarakat merupakan rahmat. Realitas itu tidak dapat dipungkiri dan harus dikelola dengan baik sehingga tidak justru memecah belah bangsa.

Terkait penindakan sindikat Saracen, dia mengatakan menyerahkan kasus tersebut pada pihak berwenang di bidang hukum. Ke depannya, kasus serupa harus dicegah sehingga keutuhan masyarakat dapat dijauhkan dari kebencian dan perpecahan.

Advertisement