INDUSTRY.co.id - Jakarta – Ajang pameran kendaraan komersial terbesar di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026, siap digelar pada 8–11 April 2026 di Hall B JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Tahun ini, pameran B2B tersebut hadir dengan gebrakan baru lewat kehadiran tiga merek global untuk pertama kalinya: Farizon, Ford, dan Sany.
Kehadiran pemain baru ini semakin memperkuat line-up peserta yang sebelumnya sudah diisi oleh nama-nama besar seperti Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Toyota, Suzuki, hingga Wuling.
Total ada 14 merek global yang akan memamerkan inovasi kendaraan komersial terbaru, mulai dari teknologi keamanan hingga sistem manajemen armada berbasis digital.
Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika menegaskan bahwa GIICOMVEC 2026 menjadi bukti ketangguhan industri otomotif nasional.
Menurutnya, sektor kendaraan komersial Indonesia tetap menunjukkan kinerja positif, termasuk dari sisi ekspor yang terus tumbuh dan memenuhi standar global.
“Ini menunjukkan bahwa industri dalam negeri mampu memproduksi kendaraan yang adaptif dan sesuai kebutuhan berbagai sektor bisnis,” ujarnya.
Tak sekadar pameran, GIICOMVEC 2026 juga menjadi platform strategis yang mempertemukan produsen dengan pelaku usaha dari berbagai sektor.
Ketua Penyelenggara, Anton Kumonty, menyebut ajang ini sebagai solusi nyata bagi kebutuhan armada bisnis, termasuk dukungan inovasi dari industri pendukung.
Lebih dari 35 merek industri pendukung turut meramaikan pameran ini, menghadirkan produk mulai dari suku cadang, pelumas, ban, hingga teknologi operasional terbaru. Kehadiran mereka memastikan pengunjung bisa mendapatkan solusi lengkap dalam satu tempat.
Menariknya, GIICOMVEC 2026 tidak memungut tiket masuk. Para pelaku industri cukup melakukan registrasi sebagai trade visitors melalui situs resmi. Pameran ini akan fokus untuk kalangan bisnis pada 8–10 April, dan dibuka untuk publik pada 11 April 2026.
Dengan deretan inovasi dan kehadiran merek baru, GIICOMVEC 2026 diprediksi menjadi momentum penting yang akan semakin memanaskan persaingan industri kendaraan komersial di Indonesia.