INDUSTRY.co.id - Karawang – LippoLand kembali memperkuat kawasan komersial di Lippo Karawang melalui peluncuran produk terbaru, THE HIVE @ K Town Boulevard. 

Advertisement

Ruko modern tiga lantai ini hadir untuk menjawab kebutuhan ruang usaha di kawasan yang terus berkembang pesat secara ekonomi dan industri.

Berlokasi strategis di pusat township Lippo Karawang, THE HIVE @ K Town Boulevard dirancang untuk mendukung berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, retail, hingga layanan profesional. Kehadiran produk ini sekaligus membuka peluang investasi properti komersial di Karawang yang kian prospektif.

Advertisement

THE HIVE @ K Town Boulevard mengusung desain modern model Teraza dengan dua pilihan tipe, yakni standard (5 x 13 meter) dan corner (8 x 13 meter). Setiap unit terdiri dari tiga lantai yang dilengkapi berbagai fitur unggulan.

Salah satu daya tarik utamanya adalah konsep triple key, yang memungkinkan pemilik memaksimalkan fungsi ruang—baik untuk menjalankan bisnis sendiri maupun disewakan secara terpisah sebagai aset investasi.

Advertisement

Setiap unit dilengkapi dengan sejumlah fitur yang didesain untuk meningkatkan fleksibilitas ruang, seperti triple key, alfresco area, serta rooftop terrace yang dapat dimanfaatkan sebagai area tambahan untuk aktivitas bisnis.

Deputy Chief Operating Officer Lippo Karawang, Fritz Atmodjo, menjelaskan bahwa kawasan Lippo Karawang terus tumbuh sebagai pusat hunian dan bisnis yang semakin hidup.

Advertisement

“Kehadiran THE HIVE @ K Town Boulevard merupakan jawaban atas kebutuhan ruang usaha modern, fleksibel, dan memiliki visibilitas tinggi di tengah kawasan yang terus berkembang,” ujarnya.

Produk komersial ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp1,76 miliar, menjadikannya salah satu pilihan menarik bagi investor maupun pelaku usaha.

Pengembangan ruko THE HIVE tidak terlepas dari pesatnya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karawang. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia.

Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Karawang mencatat realisasi investasi tahun 2025 mencapai Rp70,77 triliun, berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Pertumbuhan tersebut didukung konektivitas infrastruktur yang semakin terintegrasi. Akses yang mudah ke bandara dan pelabuhan turut memperkuat ekosistem industri dan logistik di Karawang. Dampaknya, sektor manufaktur, logistik, dan perdagangan terus berekspansi, mendorong peningkatan serapan tenaga kerja serta mobilitas profesional.

Sebagai township terintegrasi, Lippo Karawang menawarkan hunian, fasilitas pendidikan, area komersial, hingga pusat gaya hidup dalam satu kawasan. Kondisi ini menciptakan captive market yang kuat bagi pelaku usaha.