INDUSTRY.co.id - Surabaya – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE) terus mempercepat ekspansi bisnisnya pada 2026 melalui peluncuran sejumlah proyek baru sekaligus penguatan struktur manajemen. Emiten properti dengan portofolio residensial, kawasan industri, dan proyek mixed-use TANRISE tersebut berupaya memperkuat fondasi bisnis dengan menyeimbangkan pengembangan proyek hunian dan aset komersial.
Sebelumnya, perseroan telah mengumumkan pengembangan proyek Solaris Villa di Bali dan Malang serta pembangunan fasilitas driving range di kawasan Taman Dayu. Melanjutkan agenda ekspansi tersebut, RISE kini bersiap meluncurkan Vasa Suites Hotel di Surabaya yang dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir kuartal pertama 2026.
Langkah ekspansi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat struktur bisnis melalui kombinasi proyek yang tidak hanya berorientasi pada penjualan unit, tetapi juga meningkatkan aset komersial guna menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri properti.
Presiden Direktur RISE, Budi Agusti, mengatakan bahwa perseroan terus mengembangkan portofolio bisnis dengan komposisi yang lebih seimbang antara proyek residensial dan komersial. “Perseroan terus mengembangkan portofolio bisnis yang lebih seimbang antara proyek residensial dan aset komersial. Strategi ini kami lakukan untuk memperkuat struktur pendapatan Perseroan melalui peningkatan kontribusi recurring income, sehingga kinerja Perseroan dapat menjadi lebih resilien dan berkelanjutan. Kehadiran Vasa Suites Hotel menjadi salah satu langkah strategis kami untuk memperkuat struktur pendapatan Perseroan ke depan,” ujarnya.
Selain pengoperasian Vasa Suites Hotel, perseroan juga tengah mempersiapkan peluncuran klaster hunian terbaru di kawasan Taman Dayu, Pandaan, Jawa Timur. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu destinasi hunian sekaligus wisata yang berkembang pesat di wilayah Jawa Timur.
Pengembangan klaster baru ini diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem kawasan Taman Dayu sekaligus meningkatkan nilai kawasan secara keseluruhan. Budi menilai kawasan Pandaan memiliki potensi pertumbuhan yang kuat, baik dari sisi hunian maupun komersial.
“Pengembangan klaster baru di Taman Dayu merupakan bagian dari strategi kami untuk terus meningkatkan value kawasan sekaligus memperluas pilihan hunian berkualitas bagi masyarakat. Kami melihat kawasan Pandaan memiliki potensi pertumbuhan yang kuat, baik dari sisi hunian maupun komersial,” tambahnya.
Sejalan dengan percepatan ekspansi tersebut, RISE juga melakukan penguatan struktur manajemen guna memastikan implementasi strategi bisnis berjalan lebih optimal. Perseroan menunjuk Samuel Bunjamin sebagai Direktur yang membawahi fungsi proyek dan teknik, Herman Bunjamin sebagai Direktur yang menangani bisnis komersial khususnya hotel, serta Merry Lantani sebagai Direktur yang bertanggung jawab atas divisi properti yang meliputi penjualan, pemasaran, dan operasional.
Ketiga profesional tersebut memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri properti dan pernah terlibat dalam pengembangan berbagai proyek properti ikonik di Indonesia. Saat ini mereka telah bergabung dalam jajaran manajemen, dan perseroan berencana mengusulkan pengangkatan mereka secara resmi sebagai anggota Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang.
Budi menegaskan bahwa kombinasi antara pengembangan proyek baru dan penguatan tim manajemen diyakini akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan perusahaan ke depan. “Kami meyakini bahwa kombinasi antara pengembangan proyek-proyek baru serta penguatan tim manajemen akan menjadi fondasi yang solid dalam menjaga momentum pertumbuhan Perseroan di tengah dinamika industri properti. Dengan strategi tersebut, Perseroan optimistis dapat terus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham sekaligus memperkuat posisi RISE sebagai pengembang properti yang aktif bertumbuh dan semakin kompetitif di Indonesia,” tutupnya.