INDUSTRY.co.id - Bali, Bali kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dengan meraih penghargaan “The Best Island” dalam ajang DestinAsian Readers’ Choice Awards 2026. Penghargaan ini semakin menegaskan posisi Bali sebagai destinasi unggulan dan tetap menjadi top of mind bagi wisatawan dunia, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Advertisement

Dalam ajang tersebut, Bali berhasil mengungguli sejumlah destinasi wisata populer dunia seperti Boracay, Flores & Komodo Island, Langkawi, Lombok, Maldives, Palawan, Phu Quoc, Phuket, dan Koh Samui.

Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa dalam acara yang berlangsung di The St. Regis Bali Resort, Kamis (5/3/2026).

Advertisement

“Atas nama Kementerian Pariwisata, kami merasa terhormat atas penghargaan ini yang menjadi bukti dedikasi pariwisata Indonesia dalam menghadirkan pengalaman wisata yang berkualitas bagi wisatawan,” ujar Ni Luh Puspa.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat dalam industri pariwisata, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat yang terus berupaya menjaga kualitas layanan serta mempromosikan pariwisata Indonesia.

Advertisement

Ajang DestinAsian Readers’ Choice Awards sendiri merupakan penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh DestinAsian Magazine, majalah perjalanan yang memberikan apresiasi kepada pelaku industri pariwisata terbaik di kawasan Asia Pasifik. Pemenang ditentukan berdasarkan pengalaman perjalanan para pembaca majalah tersebut yang terdiri dari wisatawan aktif dan pelaku industri perjalanan internasional.

Bali pertama kali meraih penghargaan The Best Island pada tahun 2006. Sejak 2022 hingga 2026, pulau ini kembali menerima penghargaan yang sama secara konsisten, memperkuat reputasinya sebagai salah satu destinasi pariwisata paling dicintai di dunia.

Advertisement

“Semoga pencapaian ini semakin memperkokoh posisi Indonesia sebagai tujuan pariwisata global yang dicintai masyarakat dunia. Prestasi ini juga menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan standar industri pariwisata serta memperkuat kehadiran Indonesia di panggung internasional,” kata Wamen Ni Luh.

Di balik pencapaian tersebut, pemerintah juga memberi perhatian pada sejumlah tantangan yang masih perlu ditangani, salah satunya persoalan pengelolaan sampah di destinasi wisata. Presiden Prabowo Subianto telah memperkenalkan gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan secara sistematis dan berbasis teknologi ramah lingkungan.

Sejalan dengan upaya tersebut, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan mempercepat pengembangan proyek waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi listrik. Denpasar menjadi salah satu lokasi proyek tahap pertama.

“Persoalan sampah tentu tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar Bali dapat terus memperkuat daya saingnya sebagai destinasi pariwisata utama Indonesia,” ujar Wamen Ni Luh.