INDUSTRY.co.id - Jakarta — Unit Usaha Syariah (UUS) OCBC menutup tahun 2025 dengan sederet capaian positif, mulai dari penguatan layanan keuangan syariah, pertumbuhan produk investasi Tabungan Emas, hingga kontribusi sosial yang berdampak luas bagi masyarakat.
Sepanjang 2025, UUS OCBC aktif menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan berbasis nilai syariah. Program tersebut meliputi penyaluran zakat bagi hasil dan zakat digital melalui OCBC Mobile, AMAL Bala Bantuan Ramadhan, Mudik Asyik Lebaran 2025, AMAL Menyala Negeriku di Cianjur.
UUS OCBC juga menjalankan renovasi Masjid Lautze Bandung dan musala SMA Prima Teladan Cianjur melalui AMAL Bangun Masjid, pembangunan pojok baca untuk anak yatim di Bandung, hingga bantuan untuk korban banjir di sejumlah wilayah Sumatera.
Total dana kebajikan yang disalurkan UUS OCBC sepanjang 2025 mencapai Rp2,59 miliar, dengan zakat atas bagi hasil nasabah dan zakat digital tercatat Rp280,9 juta.
Dari sisi produk investasi, Tabungan Emas menjadi salah satu motor pertumbuhan utama. Hingga Desember 2025, jumlah nasabah Tabungan Emas melonjak 223% secara tahunan (YoY). Sementara itu, volume gramasi emas yang dikelola meningkat signifikan menjadi 771,2 kilogram atau tumbuh 506% YoY. Capaian ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi emas yang praktis dan sesuai prinsip syariah.
Untuk mendorong kebiasaan investasi yang konsisten, UUS OCBC menghadirkan fitur autodebit Tabungan Emas melalui OCBC Mobile. Nasabah dapat memilih frekuensi investasi harian, mingguan, atau bulanan sesuai kemampuan dan tujuan finansial. Fitur ini dirancang agar investasi emas menjadi lebih disiplin, terjangkau, dan relevan untuk perencanaan keuangan jangka menengah hingga panjang.
Kinerja keuangan UUS OCBC juga menunjukkan tren positif. Per 31 Desember 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 27% YoY menjadi Rp10,9 triliun, sementara total aset meningkat 20% YoY menjadi Rp13,2 triliun. Dari sisi pembiayaan, total penyaluran mencapai Rp5,7 triliun. Mayoritas pembiayaan dialokasikan untuk sektor perumahan melalui KPR iB yang mencakup 52% dari total pembiayaan, sedangkan 48% lainnya disalurkan ke pembiayaan produktif.
Mahendra Koesumawardhana, Kepala Unit Usaha Syariah (UUS) OCBC, menegaskan komitmen perusahaan dalam memperluas akses layanan keuangan syariah.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi keuangan syariah yang mudah diakses, selaras dengan prinsip syariah, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi nasabah dan masyarakat. Sepanjang 2025, kami mencatatkan kinerja yang solid,” ujarnya.
Sebagai bagian dari pengembangan layanan premium, UUS OCBC juga menghadirkan Premier Banking dengan Solusi Syariah. Layanan ini membantu nasabah mengoptimalkan pertumbuhan aset sesuai prinsip syariah sekaligus menyalurkan kebaikan melalui program wakaf berkelanjutan atas nama nasabah. Sepanjang 2025, dana wakaf dari nasabah Premier Banking disalurkan untuk pembangunan sarana air bersih di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, serta perbaikan SD Juara Jakarta Timur.
Atas kinerja dan inovasi tersebut, UUS OCBC meraih berbagai penghargaan sepanjang 2025, di antaranya Indonesia Best Sharia Business Unit of Conventional Bank 2025 with Business Expansion Strategy to Create Positive Growth, Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards 2025 dari Warta Ekonomi, serta Digital Innovation in Islamic Banking dan Syariah Social Impact Excellence dari Road to CNBC Award 2025.