INDUSTRY.co.id - Palembang- Pencapaian kunjungan wisatawan mancanegara pada semetester pertama dinilai bagus oleh Kementerian Pariwisata, kenaikannya hingga 45 persen dan diharapkan akan naik 55 persen pada semester kedua. 

Hal ini telah disampaikan oleh Deputi Pengembangan Pariwisata Mancanegara, I Gde Pitana bahwa pada semester pertama adapun negara yang mendapati angka kunjungan yang bagus.

"Selain angka yang naik, ternyata turis asal Malaysia dan Singapura mengalami penurunan, yakni Malaysia yang mengalami penurunan 2,5 persen. Hal ini disebabkan karena wisatawan Malaysia berkunjung ke Vietnam," sambungnya saat dijumpai INDUSTRY.co.id di Palembang, Selasa (22/8/2017)

Untuk menggaet wisatawan asal Malaysia dan Singapura tersebut, Kementerian Pariwisata sudah memperisiapkan program croossborder untuk menarik kembali kunjungan wisman ke Indonesia. 

"Untuk itu kita bikin paket yang difokuskan pada wilayah perbatasan Batam dan Bintan dengan memberikan paket murah, namun kualitas yang bagus," sambunganya.

Ada  delapan wilayah crossborder dengan 30 area yang memiliki total 214 acara dan program yang terpilih, dan kami memiliki target wisman 3.146 juta.

"Dalam program ini kita menyiapkan kapal ferry untuk kawasan Batam dan Bintan yang memiloki kapasitas 22 ribu tempat duduk. Kapal ferry tersebut nantinya bakal mengangkut wisman dari Tanah merah, Johor dua Singapur satu Malaysia, lalu ke enam titik di Batam dan Bintan," katanya. 

Penuruan jumlah kunjungan wisman asal Malysia dan Australia didssari karena turis tersebut pindah haluan ke Vietnam, karena mereka menjual paket-paket murah untuk menarik wisatawan. 

"Program crossborder ini berlaku untuk hari Senin-Kamis dan selain paket wisata, ada pula paket hiburan seperti hotel, spa dan golf," pungkas Pitana.