INDUSTRY.co.id - Jakarta — PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), salah satu perusahaan real estat dan layanan kesehatan terbesar di Indonesia, kembali membuktikan komitmennya dalam pembangunan berkelanjutan. 

Dalam ajang TOP SDGs Award 2025 yang digelar oleh Infobrand.id dan TRAS N CO Indonesia di The Sultan Hotel Jakarta (26/11), PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), platform real estate dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, berhasil meraih penghargaan prestisius TOP SDGs AWARD 2025.

Perusahaan berhasil meraih pengakuan nasional atas keberhasilan dalam mengintegrasikan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam strategi bisnis dan program sosialnya.

Penghargaan ini diberikan usai melalui proses penilaian mendalam terhadap tiga aspek utama, yaitu SDGs Initiative, SDGs Implementation, dan CSR/TJSL Funds. Penilaian dilakukan melalui metode desk research dengan mengacu pada Sustainability Report 2024 dari berbagai perusahaan di Indonesia.

CEO TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo, menjelaskan bahwa perusahaan penerima penghargaan adalah mereka yang terbukti mampu menyelaraskan tujuan SDGs dengan strategi bisnis secara berkelanjutan. LPKR dinilai berhasil menjalankan berbagai program social development yang mendukung pencapaian 17 tujuan SDGs.

Presiden Direktur LPKR, Marlo Budiman, yang hadir langsung dalam acara penganugerahan di The Sultan Hotel Jakarta, menyatakan rasa bangganya terhadap pencapaian ini.

“Kami sangat gembira karena penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi tolok ukur kredibilitas dan integritas dalam menjalankan program social development serta kontribusi terhadap SDGs,” ujarnya.

Marlo juga menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi penyemangat bagi LPKR untuk terus berinovasi dan meningkatkan dampak sosial bagi masyarakat.

LPKR menunjukkan performa keuangan yang kuat sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025, dengan capaian: Laba bersih setelah pajak (NPAT): Rp368 miliar, Pendapatan: Rp6,51 triliun, EBITDA: Rp997 miliar, serta Likuiditas solid: Rp2,2 triliun.

Hingga Kuartal III 2025, segmen real estat mencatat:
* Pra penjualan: Rp4,02 triliun (64% dari target tahun penuh)
* 70% kontribusi berasal dari hunian tapak terjangkau dan premium
* Didukung proyek unggulan Park Serpong tahap 4 & 5 serta Metropolis Marq Estate di Kota Tangerang

Pendapatan real estat tumbuh 74% year-on-year menjadi Rp5,5 triliun, sementara EBITDA mencapai Rp843 miliar, didorong oleh serah terima unit yang tepat waktu dan efisiensi operasional.

Segmen lifestyle LPKR juga menunjukkan pemulihan stabil dengan capaian:
* Pendapatan: Rp994 miliar
* Laba kotor naik 8% menjadi Rp758 miliar
* EBITDA meningkat 21% menjadi Rp335 miliar

Pertumbuhan ini didorong oleh:
* Tingkat okupansi tenant mal yang meningkat
* Efisiensi operasional pusat perbelanjaan
* Pemulihan sektor perhotelan
* Tarif kamar hotel naik 2% menjadi Rp635 ribu
* Trafik mal stabil di atas 11 juta pengunjung per bulan.

Penghargaan yang diterima LPKR menjadi bukti nyata bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada performa bisnis, tetapi juga konsisten dalam menciptakan dampak sosial yang positif. Ke depan, LPKR menegaskan akan terus menjalankan program social development terintegrasi yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.