INDUSTRY.co.id - Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv menyampaikan apresiasinya terhadap Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digagas Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Ia menilai program tersebut terbukti mampu mempercepat penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Advertisement

"Program Gerakan Pangan Murah Polri justru menjadi akselerator yang mempercepat target penyaluran SPHP kepada masyarakat di Indonesia," kata Rajiv melalui keterangan resminya di Jakarta, Senin (24/11).

Legislator Fraksi Partai NasDem tersebut mengungkapkan, program yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjalan efektif dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

Advertisement

Menurutnya, Polri berhasil mendistribusikan 153.968 ton beras SPHP dalam waktu kurang dari empat bulan. Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 662 ribu ton beras SPHP yang disalurkan sepanjang Agustus - November 2025.

"Polri mampu menyalurkan 153.968 ton dalam tempo 112 hari secara cepat dan efektif," terang Rajiv.

Advertisement

Dirinya juga mengapresiasi langkah Kapolri yang mengikutsertakan anggotanya dalam mendukung produksi pangan nasional, khususnya jagung. Dalam sembilan bulan terakhir, Polri disebut mampu menghasilkan 2,84 juta ton jagung pipil melalui program tanam jagung di berbagai daerah. 

"Usaha Kapolri melibatkan angotanya dalam swasembada pangan tidak sia-sia," ungkapnya.

Advertisement

Selain itu, Rajiv menilai Kapolri serius dalam mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto. Polri diketahui telah membangun 19 gudang ketahanan pangan di 13 Polda.

"Saya melihat Polri memberi perhatian khsuus pada program swasembada pangan yang menjadi visi Presiden Prabowo," tutur Rajiv.

Dirinya mendorong Polri untuk terus melanjutkan GPM serta program tanam jagung di seluruh wilayah, mulai dari tingkat Polda hingga Polsek. Rajiv juga berharap lembaga lain ikut meniru langkah tersebut.

"Saya mendorong program GPM dan tanam jagung dilanjutkan dan ditiru lembaga lain, agar visi Presiden Prabowo yaitu swasembada pangan segera tercapai," tutup Rajiv.