INDUSTRY.co.id - Jakarta – Industri halal nasional terus menunjukkan geliatnya di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal. Data dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mencatat lebih dari 80 persen konsumen di Indonesia kini memahami pentingnya sertifikasi halal sebagai jaminan kepercayaan dan keamanan konsumsi.

Menjawab tren positif tersebut, Yayasan Khazanah Gus Nadirsyah Hosen (YKGNH) berkolaborasi dengan Halaltoday.id dan lembaga riset Astrabuana Sendhang Pranawa (ABSP) menggelar Indonesia Digital Halal Brand Awards (IDHBA) 2025. Ajang ini menjadi bentuk apresiasi bagi pelaku industri yang berkomitmen membangun dan mengomunikasikan citra halal secara digital.

“Sertifikasi halal bukan hanya logo, tetapi simbol kepercayaan. Pemerintah memiliki peran penting dalam mendorong industri halal menjadi pelopor dan acuan bagi konsumen, baik di dalam negeri maupun dunia,” ujar Prof. Dr. H. Nadirsyah Hosen (Gus Nadir) selaku pembina YKGNH di Jakarta, Senin (10/11).

Ia menambahkan, perusahaan yang konsisten menjaga kehalalan dan membangun merek berbasis nilai halal akan memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun global. “Halal membuka peluang pasar baru dan memperkuat posisi di pasar internasional,” tegasnya.

Sementara itu, KH. Sholahuddin Al Ayyubi, Ketua MUI Bidang Halal dan Ekonomi Syariah sekaligus Ketua KNEKS, menilai Indonesia memiliki kekuatan besar untuk menjadi pusat industri halal dunia.

“Dengan pasar domestik yang kuat, populasi muslim global yang tumbuh, serta dukungan ekosistem e-commerce, peluang industri halal Indonesia di kancah global sangat terbuka lebar,” ujarnya.

Pemimpin Redaksi Halaltoday.id, Rofian Akbar menjelaskan bahwa IDHBA 2025 menilai bagaimana merek memanfaatkan kanal digital untuk mengedukasi, berinteraksi, dan memperkuat citra halal di tengah masyarakat.

“IDBH bukan hanya simbol apresiasi, tetapi momentum untuk mendorong komunikasi produk halal yang strategis, inovatif, dan konsisten," ungkapnya.

Ajang penganugerahan ini menghasilkan sejumlah pemenang dari berbagai kategori, di antaranya: Danone – Aqua: kategori Digital Halal Brand, Danone – SGM: kategori Digital Halal Brand dan Halal Brand Consumer Choice, Hatari: kategori Digital Halal Brand untuk produk Malkist dan Crackers, dan Wincheez: kategori Digital Halal BrandPrima Sehaputri, Head of Regulatory Affairs Danone Indonesia menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk kepercayaan konsumen terhadap komitmen perusahaan menjaga kehalalan produk. 

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa menjaga kepercayaan konsumen adalah bagian dari tanggung jawab kami,” ujarnya.

Raymond C. Widodo, General Manager Marketing Hatari, juga menegaskan bahwa apresiasi ini memotivasi perusahaan untuk terus memperkuat komunikasi nilai halal kepada masyarakat.

“Penghargaan ini membuat kami semakin bersemangat menjadi brand yang lebih baik dan lebih transparan,” katanya.

Sementara Rifaldi Hussein, Marketing Manager Communication Wincheez, menyebut bahwa pihaknya akan terus menjaga kualitas dan kehalalan produk.

“Sebagai pemain keju muda, kami ingin terus berkontribusi dan memastikan seluruh produk kami halal dan berkualitas tinggi,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya IDHBA 2025, ekosistem industri halal digital diharapkan semakin berkembang dan menjadi kekuatan baru dalam mendukung pertumbuhan ekonomi halal Indonesia serta memperkuat posisi Indonesia di pasar halal dunia.