INDUSTRY.co.id - Palembang-Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana mengatakan, negara Tiongkok, India dan Australia yang mengalami pertumbuhannya yang cepat pada semester dua ke depan. 

"Tiga negara yang mengalami pertumbuhan tercepat di semester kedua nanti, ada Tiongkok, India dan Australia, diprediksikan ke tiga negara tersebut akan mengalami lonjakan," ujarnya dalam kegiatan Sosialisasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara kepada Wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pariwisata di Novotel, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (21/8/2017). 

Menurut Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik, Vinsensius Jemadu mengatakan, atas lonjakan kunjungan dari ketiga negara tersebut dilatar belelakangi bahwa pada semester kedua tersebut dikarena libur panjang. 

"India pada bulan Oktober ada musim liburan panjang, lalu Tiongkok ada hari libur dari 10 hari hingga dua minggu, dan Australia pada bulan September juga libur dua minggu," kata Vinsensius. 

Untuk tiga pasar ini bakal naik signifikan pada semeseter ke dua nanti, mengingat banyak liburan pada bulan Agustus hingga Desember, "Maka kami optimis bahwa semseter dua nanti bakal ada potensi kunjungan wisman yang meningkat," sambungnya. 

Vinsen menambahkan, bahwa pasar India 65 persennya berasal dari India Barat, mereka selain Bali, bakal mengunjungi Jawa Tengah, khususnya Candi Prambanan, lalu mereka akan ke Lombok. 

"Indonesia memiliki kesamaan budaya dengan India,  ada beberapa budaya di Jawa yang dittrapkan oleh India juga, dan tantangan lainnya, turis India itu vegetarian, dan itu tantangan bagi para pelaku industri pariwisata di daerah," kata Dia.

Untuk mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara, ada empat hal yang harus diperhatikan, ungkap Vinsen. 

"Empat hal itu meliputi, air connectivity, promosi, mice, dan edukasi untuk para lokal travel agent," katanya. 

Ke depannya, untuk program tahun 2018 yang akan datang Kami akan mendukung insentif bagi mice, bagi perusahaan yang ingin insentif di Indonesia.