INDUSTRY.co.id - Palembang- Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana optimis akan mencapai target kunjungan 15 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia. Hal ini Ia sampaikan pada kegiatan Sosialisasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara kepada Wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pariwisata.
"Untuk semester kedua, kami targetkan akan mencapai 55 persen dari semeter yang pertama yang mencapai 45 persen atas kunjungan wisatawan mancanegara," ujarnya saat paparan di Hotel Novotel, Palembang, Senin (21/8/201).
Atas pencapaian yang semester pertama kemarin, tambah Dia, Presiden Jokowi sampai memberikan apresisasinya terhadap pariwisata Indonesia melalui akun sosial medianya.
"Semester pertama, Januari hingga Juni naik 45 persen, Tiongkok yang paling istimewa growthnya," sambungnya.
Ia memaparkan, bahwa, Australia juga mempunyai growth yang besar dari tahun 2016-2017 mencapai 18 persen. Tetapi, Singapura mengalami stagnan pada bulan Mei dan Juni. Pasar Malaysia juga growthnya hanya 2,5 persen.
"Selain Malaysia dan Singapura, Jepang yang mengalami stagnan yakni hanya nol persen saja, hal ini dikarenakan Jepang mempunyai kebijakan baru yaitu pemerintah Jepang kini mendorong wisatawan luar untuk ke Jepang, yang sebelumnya mereka mendorong masyarakat Jepang ke luar, tapi kali ini sebaliknya," lanjutnya.
Pitana mengatakan untuk itu, proyeksi wisman tahun ini harus menaikakan tiga juta lagi dari hasil pencapaian di di tahun 2016 yakni 12 juta wisman. " Untuk mencapai target tersebut stategi pemasaran dan promosi pariwisata Indonesia terus digencarkan terutama pada pasar utama di berbagai negara," sambungnya.
Tiongkok, Singapura, Malaysia, Australia, dan Jepang. Kelima negara ini merupakan kontributor wisman terbesar bagi Indonesia. Dalam enam bulan pertama dalam periode Januari sampai Juni tahun ini, ungkap Pitana,
"Kita menargetkan 6,6 juta wisman dengan kontribusi terbesar dari lima negara ini sebagai pasar utama," pungkasnya, Pitana.