INDUSTRY.co.id , Jember - Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR mengatakan, rencana induk pengembangan Bandara Notohadinegoro di Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan dituntaskan pada Desember 2017 mendatang.
"Masterplan akan kami tuntaskan pada Desember ini mengikuti segala macam perubahan, mengimbangi keputusan Bapak Presiden kita," kata Faida usai bertemu dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni di Bandara Notohadinegoro, Minggu (20/8/2017).
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan, landasan pacu (runway) Bandara Notohadinegoro akan diperpanjang tahun depan. "Sudah kita siapkan. Nanti akan dimulai 2018. Diperpanjang runway, terminal diperbesar. Selesai 2019. Butuh waktu dua tahun," kata Presiden Jokowi saat berkunjung ke Jember, Minggu (13/8/2017) lalu.
Untuk menunjang hal tersebut, Faida akan membuat acara tahunan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan, menyusul pengembangan Bandara Notohadinegoro. "Jember juga destinasi wisata edukasi dengan banyaknya perguruan tinggi, selain pariwisata yang sudah ada. Termasuk wisata relijius, di Jember ada kegiatan ibadah yang dihadiri tamu dari Singapura, Thailand, dan Brunei Darussalam," katanya.
Faida menyebutkan, pengembangan bandara akan dibiayai anggaran pendapatan belanja negara. Pemerintah Kabupaten Jember akan mengucurkan anggaran pendapatan belanja daerah untuk pembangunan asrama haji terkait kepentingan embarkasi antara.
"Syarat minimal embarkasi antara adalah 14 kloter. Pemerintah daerah sanggup menyiapkan asrama haji yang multifungsi. Selain jadi asrama haji, juga jadi wisma atlet, hotel transito, wisma daerah, dan wisma diklat. Lima fungsi ini akan kami bangun di Jember Sport Garden," kata Faida.