INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pertumbuhan sektor industri manufaktur nasional terus menunjukkan tren positif, dengan peningkatan sebesar 5,68 persen pada kuartal II 2025.
Sementara itu, industri makanan dan minuman (mamin) tumbuh hingga 6,15 persen, didorong oleh program hilirisasi, stimulus pemerintah, dan meningkatnya investasi.
Seiring dengan itu, industri pendukung seperti kemasan, percetakan, farmasi, dan kosmetik juga mencatat lonjakan permintaan. Industri kosmetik bahkan diperkirakan mencapai US$9,7 miliar dengan pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 4,33% hingga tahun 2030.
Permintaan terhadap solusi kemasan inovatif, aman, higienis, dan ramah lingkungan mendorong munculnya berbagai teknologi baru dalam printing, packaging, dan recycling.
Melihat tren positif tersebut, Krista Exhibitions kembali menghadirkan empat pameran internasional besar yang saling terintegrasi di penghujung tahun 2025:
1. ALLPrint Indonesia 2025: menyoroti perkembangan industri percetakan modern yang kini merambah sektor kemasan, digital printing, dan teknologi grafis terkini,
2. PRO AVL Indonesia 2025: fokus pada teknologi audio visual, lighting, dan sistem panggung profesional,
3. ALLPack Indonesia 2025: pameran kemasan dan teknologi pengolahan terbesar di Indonesia,
4. SIAL InterFOOD 2025: pameran makanan dan minuman terbesar di Indonesia, puncak dari seluruh rangkaian, menghadirkan lebih dari 1.500 exhibitor dari 30 negara, termasuk 100 IKM.
Pameran ini menjadi ajang kolaborasi lintas industri yang mencakup sektor makanan dan minuman, kemasan, percetakan, hingga teknologi audio visual untuk HORECA dan MICE.
Dalam konferensi pers, Daud D. Salim, CEO Krista Exhibitions, menyampaikan optimismenya terhadap penyelenggaraan pameran tahun ini.
“Dengan pertumbuhan positif di berbagai sektor industri, kami memperkirakan rangkaian pameran internasional ini akan mencapai nilai transaksi Rp 5–6 triliun. Krista Exhibitions berkomitmen untuk menghadirkan platform yang mempertemukan inovator, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan agar Indonesia semakin kuat bersaing di panggung global,” ujar Daud.