INDUSTRY.co.id - Denpasar, Bali – Curah hujan tinggi yang mengguyur Bali sejak Selasa (9/9/2025) telah menyebabkan banjir besar di berbagai wilayah, terutama di Kota Denpasar. Banjir yang terjadi pada Rabu (10/9) merendam 123 titik di seluruh Bali, termasuk 81 titik di Kota Denpasar, 14 titik di Kabupaten Gianyar, 8 titik di Tabanan, 4 titik masing-masing di Karangasem dan Jembrana, serta 12 titik di Kabupaten Badung. Tak hanya banjir, tanah longsor juga tercatat terjadi di 18 titik, mayoritas di Kabupaten Karangasem dan Gianyar.
Di Kota Denpasar sendiri, genangan air setinggi 1,5 meter merendam pemukiman warga, merusak infrastruktur, menutup akses jalan, dan bahkan menyebabkan korban jiwa. Tim DMC Dompet Dhuafa Bali melaporkan bahwa sebagian besar wilayah yang terdampak mulai surut pada Kamis (11/9/2025), namun proses evakuasi dan pembersihan masih terus dilakukan.
Menanggapi kondisi darurat tersebut, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Bali bergerak cepat dengan mendirikan Pos Hangat di Jalan Pura Demak. Pos ini menyediakan makanan siap saji dan minuman hangat bagi penyintas banjir, relawan, dan aparat. Hingga Kamis malam (11/9), sebanyak 1.500 paket makanan siap saji telah dibagikan berkat kerja sama dengan Aliansi Muslim Bali. Sebanyak 50 paket makanan juga didistribusikan ke warga terdampak langsung di Jalan Ahmad Yani (Kampung Jawa).
“Hari ini Kota Denpasar diterjang banjir, ada 40 titik dan saat ini kita ada di Pura Demak dan menyiapkan Pos Hangat, dan bisa dilihat ketinggian air di sini sampai lutut dan di sana ketinggian sampai di dada,” ujar Fadly Hassan, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Bali.
“Hingga saat ini kami juga menyediakan pos Dompet Dhuafa, yang beralamat di Pos Dompet Dhuafa Kantor cabang Dompet Dhuafa Bali Jl. Gn. Agung Jl. Pertokoan Bali Gria Husada, Pemecutan, Kec. Denpasar Bar., Kota Denpasar, Bali 80223”, tambah Fadly.
Selain membuka Pos Hangat, Dompet Dhuafa juga melakukan aksi bersih-bersih pertokoan yang terdampak banjir di kawasan Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat. Bantuan lain juga disalurkan di wilayah Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat, dengan menargetkan 355 jiwa penerima bantuan makanan, serta 200 jiwa penerima layanan Pos Hangat. Tim juga dilaporkan telah melakukan pembersihan terhadap dua unit bangunan yang roboh akibat banjir.
Adapun kebutuhan darurat yang masih diperlukan antara lain tenda, terpal, penerangan, selimut, makanan siap saji, perlengkapan bayi, dan obat-obatan. Pencarian terhadap korban hilang masih terus berlangsung. Pada Kamis malam (11/9), satu korban telah ditemukan. Pemerintah daerah bersama relawan terus melakukan upaya evakuasi dan pembersihan material sisa banjir, dengan kondisi cuaca yang mulai membaik.
Di lokasi yang berbeda, Shofa Al Quds selaku Kepala DMC Dompet Dhuafa menyatakan, “Kami tim DMC Dompet Dhuafa memastikan akan terus mendampingi warga terdampak melalui layanan Dapur Umum dan Pos Hangat. Banjir besar yang melanda Bali pada Rabu kemarin (10/9/2025) dengan total 40 titik yang terdampak. Hujan deras secara terus-menerus sejak Selasa memicu banjir Bali hari ini. Sejumlah rumah mengalami kerusakan dan beberapa warga dilaporkan terseret arus akibat derasnya banjir."
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah Bali.