INDUSTRY.co.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 2% anjlok pada perdagangan Jumat (29/8/2025.

Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani bahwa demo bisa mengubah mood investor sehingga aliran modal tidak masuk ke pasar saham. "Ada juga dampak negatif dari demo yang berpotensi mengubah psikologis investor dan potensi tertahannya arus asing karena ketidakstabilan politik," ucapnya mengutip CNBC Indonesia pada Jumat (29/8/2025).

Selain itu, ia menilai bahwa momentum bullish IHSG juga sudah melemah terindikasi dari gagal bertahan di level psikologis 8.000. "IHSG gagal 2 kali bertahan di atas level resistance 8.000, memberikan signal teknikal bahwa momentum bullish mulai melemah dan ada potensi koreksi," ujarnya.

Kepala Departemen Moneter BI, Erwin Gunawan Hutapea menegaskan, komitmen bank sentral menjaga stabilitas pasar, baik di pasar spot maupun offshore. “Setelah reli kuat sejak April, demo yang terjadi belakangan ini memberi alasan bagi investor untuk mengambil untung,” ujar Gary Tan, portfolio manager Allspring Global Investments, dikutip Reuters.

 

Aksi jual di pasar saham terjadi sehari setelah bentrokan di depan gedung parlemen menelan korban jiwa, ketika seorang pengendara motor tewas akibat tertabrak kendaraan polisi.

Demo tersebut dipicu isu sensitif, termasuk kenaikan tunjangan anggota DPR dan alokasi anggaran pendidikan.