INDUSTRY.co.id - Jakarta, Malahayati Nusantara Raya kembali menggelar Gebyar Malahayati yang ke-2 di Gedung SMESCO, Jakarta (24/8/2025). Acara tahunan ini menjadi ajang apresiasi bagi para nasabah dan karyawan terbaik, sekaligus wadah komunikasi terbuka bagi masyarakat yang terdampak masalah keuangan, khususnya pinjaman online (pinjol).

Hadir dalam acara ini para nasabah dari berbagai wilayah seperti Surabaya, Jogja, Probolinggo, Serang, Bandung, Sukabumi, hingga Jabodetabek, serta mitra-mitra dari berbagai daerah.

Menurut pendiri Malahayati Nusantara Raya, Bang Ujay, kegiatan ini adalah lebih dari sekadar seremoni. "Ini adalah bentuk pembuktian eksistensi dan pelayanan kami. Bukan hanya untuk memberikan apresiasi, tapi juga menunjukkan bahwa Malahayati akan terus hadir dan berkembang untuk membantu masyarakat,” ujarnya. Bang Ujay juga menegaskan rencana ekspansi layanan ke wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi dalam waktu dekat.

Saat ini, Malahayati telah membantu lebih dari 45.000 nasabah yang mengalami kesulitan keuangan. Di tengah tantangan seperti regulasi, teror, hingga gangguan mistis, Malahayati tetap konsisten berjuang membantu masyarakat lepas dari jerat pinjol. “Masalah pinjaman bukanlah aib. Ceritakan, konsultasikan, karena Malahayati hadir untuk memberikan solusi,” tambahnya.

Malahayati juga memperluas dampaknya melalui berbagai unit usaha, seperti:

• Malahayati UMKM,

• Malahayati Entertainment,

• Malahayati Central Business,

• Malahayati Property.

Seluruh inisiatif ini dikembangkan secara mandiri tanpa campur tangan investor, sebagai bentuk kemandirian dan integritas perusahaan.

Inovasi terbaru Malahayati adalah pembentukan Organisasi Garda Srikandi Malahayati, yang mayoritas anggotanya adalah ibu-ibu sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat akar rumput.

Lewat Malahayati Consultant, mereka juga menjadi pelopor dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. “Kami ingin masyarakat mengenal keuangan secara bijak dari manajemen utang, investasi, hingga perlindungan data pribadi. Semua demi masa depan yang lebih stabil dan sejahtera,” ujar Bang Ujay.

Malahayati Consultant juga dikenal sebagai garda terdepan dalam menghadapi sisi gelap industri perbankan dan fintech. Mereka aktif mengadvokasi perubahan terhadap praktik penagihan yang tidak manusiawi, penyalahgunaan data pribadi, hingga bunga mencekik. “Kami tidak hanya memberi edukasi, tapi juga pendampingan langsung. Tujuan kami jelas, menciptakan sistem keuangan yang adil, etis, dan berpihak pada masyarakat,” tegas Bang Ujay.

Dengan semangat transparansi, keadilan, dan perlindungan konsumen, Malahayati terus menunjukkan bahwa solusi keuangan yang manusiawi dan etis bukan hanya mungkin tapi nyata dan terus diperjuangkan.