INDUSTRY.co.id - Jakarta, Seiring dengan pesatnya perkembangan dan perbincangan mengenai kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor, Terralogiq, sebagai Google Cloud Premier Partner, dengan bangga mengumumkan peluncuran solusi generative AI dan agentic AI berbasis cloud. Inisiatif ini hadir sebagai respons terhadap perluasan kapabilitas enterprise AI yang dilakukan Google Cloud di Jakarta, menandai era baru bagi bisnis cerdas di Indonesia.
Tren AI, khususnya generative AI dan agentic AI, semakin menjadi sorotan karena kemampuannya dalam mendorong efisiensi, analitik cerdas, dan layanan otonomi bisnis. Terralogiq hadir untuk menjembatani kebutuhan ini dengan solusi inovatif yang dibangun di atas fondasi teknologi Google Cloud Platform (GCP).
Teknologi AI Unggulan yang Menggerakkan Solusi Terralogiq
Solusi AI terbaru dari Terralogiq didukung oleh stack teknologi Google Cloud yang kuat dan terbukti:
• Vertex AI: Ini adalah platform end-to-end yang memungkinkan organisasi untuk membangun, melakukan deploy, dan mengelola model Machine Learning (ML) atau AI dengan lebih cepat dan efisien.
• BigQuery: Sebagai data warehouse yang dirancang untuk analitik berskala besar, BigQuery sangat penting untuk inisiatif berbasis data, memungkinkan pemrosesan petabyte data dalam hitungan detik.
• Gemini AI: Agen AI generatif ini memungkinkan pengembangan solusi interaktif, seperti agen AI untuk valuasi nilai properti, yang menunjukkan potensi besar dalam aplikasi bisnis yang spesifik dan kompleks.
• AgentSpace: Ruang kerja terpadu di Google Cloud untuk membangun, mengelola, dan menguji agen AI secara kolaboratif. AgentSpace mempermudah integrasi multi-model AI dan orkestrasi workflow, sehingga pengembangan agen AI lebih cepat, scalable, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
Solusi AI untuk Berbagai Industri
Terralogiq menawarkan solusi AI yang disesuaikan untuk berbagai kebutuhan bisnis:
• Analitik Real-Time & BigQuery: Memberdayakan bisnis untuk menjalankan query petabyte data dalam hitungan detik, tanpa memerlukan hardware fisik di lokasi. Ini membuka peluang besar untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.
• AI Agent & Chatbot Cerdas: Mulai dari asisten AI untuk agen properti hingga layanan pelanggan proaktif menggunakan Generative AI bersama Gemini, solusi ini meningkatkan interaksi pelanggan dan efisiensi operasional.
• Smart Mapping + AI Integration: Mengintegrasikan teknologi geospasial dengan AI untuk optimasi rute, pemilihan lokasi (site selection), dan manajemen multi-outlet yang lebih cerdas, memberikan keunggulan kompetitif dalam logistik dan distribusi.
• AgentSpace untuk Orkestrasi AI: Memberikan ruang kerja terpadu untuk membangun, mengelola, dan menguji agen AI dengan mudah. AgentSpace mendukung orkestrasi multi-model dan integrasi dengan sistem bisnis yang ada, menjadikannya solusi ideal untuk sektor yang membutuhkan otomatisasi kompleks, seperti perbankan, asuransi, pelayanan publik, dan supply chain.
Dampak Positif dan Adopsi Awal
Adopsi solusi AI dari Terralogiq telah menunjukkan dampak positif yang signifikan:
• Pengurangan Biaya Operasional: Di sektor ritel dan logistik, visualisasi stok dan permintaan berbasis AI telah mampu mengurangi biaya operasional hingga 30%.
• Pelayanan Publik yang Lebih Cepat: Pemerintah daerah dapat memberikan pelayanan publik yang lebih cepat dan akurat berkat penggunaan data yang ditingkatkan oleh AI.
• Pengembangan Model AI Lebih Cepat: Penggunaan Vertex AI memungkinkan pembangunan model hingga 5 kali lebih cepat dengan integrasi pipeline Machine Learning Operations (MLOps), mempercepat waktu value dari inisiatif AI.
Farry Argoebie, CTO Terralogiq, menyampaikan, AI bukan lagi sekadar tren ini adalah katalis untuk bisnis yang ingin tetap kompetitif. Bersama Google Cloud, "kami menghadirkan solusi solusi AI generatif dan agentic AI yang dapat langsung diintegrasikan dengan data internal, dan alur kerja klien, menciptakan efisiensi dan hasil nyata di lapangan. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan membantu bisnis di Indonesia mengadopsi teknologi AI terkini untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.” ujarnya.