INDUSTRY.co.id - Jakarta — Nama Ernie Djohan kembali menggema di panggung musik tanah air. Pada Anugerah Kartini Musik dan Film 2025, ia dianugerahi trofi Kartini Legenda Musik dan Film, sebuah pengakuan atas kiprahnya lebih dari 60 tahun di dunia hiburan.

Advertisement

Penerima Golden Records dari Remaco ini dikenal lewat lagu "Teluk Bayur" yang menjadi hits nasional pada 1965-1966. Lagu tersebut menjadikan namanya tak lekang oleh waktu. Bahkan, banyak yang menyebut, "Teluk Bayur adalah Ernie Djohan, dan Ernie Djohan adalah Teluk Bayur".

Lahir sebagai penyanyi cilik, karier Ernie Djohan melesat saat menjadi bintang Radio Talentime tahun 1962. Ia bahkan kerap diminta menghibur tamu negara oleh Presiden Soekarno, sejajar dengan nama besar seperti Titiek Puspa.

Advertisement

Tahun 1968, ia mencatat sejarah sebagai penyanyi Indonesia pertama yang rekaman di luar negeri, bersama label Philips Holland. Ia juga menjadi penyanyi pertama yang memiliki video klip di TVRI pada 1972.

Tak hanya musik, Ernie juga menjajal dunia film dengan membintangi sembilan judul layar lebar pada era 1966-1976. Gaya bicaranya yang cepat dan ekspresif jadi ciri khas tersendiri.

Advertisement

Ia nyaris meninggalkan acara sebelum akhirnya namanya diumumkan sebagai penerima trofi Kartini Musik dan Film Legenda Film.

"Ketika Titiek Puspa dan Connie Sutedja dapat penghargaan, saya langsung lemas. Saya sempat mengajak anak saya pulang. Tapi anak saya bilang, 'Sabar mah, masih ada beberapa trofi lagi'," tutur Ernie Djohan dengan suara terbata, Selasa (29/4/2024), di Auditorium Abdurahman Saleh RRI Jakarta.

Advertisement

Keputusan untuk tetap bertahan pun berbuah manis. Di penghujung acara, nama Ernie Djohan diumumkan sebagai pemenang berdasarkan pilihan 100 wartawan hiburan yang tergabung dalam FORWAN (Forum Wartawan Hiburan).

"Nama Ernie Djohan masih diingat oleh teman-teman wartawan dibanding nominator lain. Ini mungkin jadi alasan kuat di balik kemenangan beliau," ujar Ketua Umum FORWAN, Sutrisno Buyil.

Kini, di usia 74 tahun, Ernie Djohan membuktikan bahwa dedikasinya di dunia hiburan masih terus bersinar. Penghargaan dari FORWAN bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga bukti cinta dari insan media dan masyarakat Indonesia.