INDUSTRY.co.id, Bogor - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengaku optimis pemerintah bisa mencapai peningkatan indeks inklusi keuangan mencapai 75 persen di tahun 2019. Hal tersebut lantaran capaian infrastruktur telekomunikasi sudah melebihi dari 75 persen.
"Tahun ini inklusi keuangan kita baru 39 persen, dari total penduduk kita yang 265 juta baru 175 juta orang yang punya ponsel," kata Rudiantara dalam Video Conference dalam Sinergi Pemerintah dalam Mengangkat Ekonomi Rakyat Melalui Inklusi Keuangan dan Peluncuran Pilot Project Pembiayaan Ultra Mikro, di Pasir Angin, Senin (14/8/2017).
Ia mengatakan hanya 75 juta orang saja yang mempunyai rekening bank dan sebanyak 90 juta orang lagi belum mengakses rekening bank.
Pihaknya juga akan terus menyediakan infrastruktur komunikasi dan ekosistem yang menjangkau wilayah tertinggal, terpencil, dan terluar serta berbatasan dengan langsung dengan negara lain.
"Kami sebelumnya sudah memiliki program Universal Service Obligation, atau pelayanan kebijakan umum. Tak bisa dipungkiri bahwa pelaku usaha tidak terlepas dari pemanfaat teknologi. Karenanya manfaatkan lah teknologi dengan sebaik-baiknya untuk peningkatan usaha dan pemasaran," ujar dia
Lebih jauh ia mengatakan di tahun 2030 bahwa consumer banking yang besar bukan lagi bank-bank yang ada di Indonesia melainkan perusahaan jasa teknologi luar.
"Kami siap terbuka untuk mendukung inklusi keuangan untuk peningkatan dan pemerataan ekonomi," pungkasnya
Sebagai informasi, dalam mengenjot inklusi keuangan mencapai 75 persen hingga 2019. Lima kementerian wujudkan sinergisitas antara lain Kementerian Keuangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Sosial, Kementerian Kelautan Perikanan dan Kementerian Komunikasi Informatika meluncurkan pilot project Pembiayaan Ultra Mikro (UMI) untuk masyarakat kecil di beberapa wilayah.
Dalam peluncuran pilot project ini diharapkan lebih dari 44 juta usaha atau sekitar 72,1 persen dari jumlah UMKM secara nasional dapat terbantu.