INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk berhasil memeroleh kontrak baru per Desember 2016 sebesar Rp53,6 triliun atau lebih tinggi dari target sepanjang tahun ini sekitar Rp52,8 triliun.
"Perolehan total kontrak baru tersebut meningkat sekitar 112,5% dibandingkan dengan realisasi perolehan kontrak baru pada periode yang sama 2015 yang tercatat Rp25,22 triliun," kata Direktur Utama Bintang Perbow melalui siaran pers yang diterima Rabu (21/12).
Menurut dia, raihan ini semakin menjaga keyakinan perusahaan untuk membukukan laba bersih sebesar Rp940 miliar pada 2016.
Beberapa proyek yang telah diperoleh hingga pekan ke-II Desember antara lain kontraktor kereta cepat Jakarta-Bandung, LRT DKI Jakarta, jalan tol Gempol Porong, jalan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) II, Bendungan Cipanas I, Pembangunan Hotel, Perkantoran dan Convention Hall Grup Puncak Surabaya, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Automatic People Mover System Bandara Soekarno Hatta, Renovasi Velodrome.
Selanjutnya, proyek bendungan Kuwil Manado, Review Design Oecusse, Rusun Atlet Kemayoran, Flyover Semanggi, Flyover Kramasan, Jaringan Gas Prabumulih, Proyek Strategis Kementerian ESDM yang terdiri dari SPBG Bekasi, Fasilitas penerangan jalan umum, tank bahan bakar nabati, pembangunan pembangkit listrik mini hydro di Papua.
Kemudian, proyek Transmart Mataram, Transmart Tegal, Sudirman Hill, Produksi Box Girder Jalan Layang Kereta Api Medan-Kualanamu, Elevated Road Maros – Bone, serta Tol Bawen-Solo Seksi 2.
Sebagaimana diketahui, tahun 2016, Perseroan menargetkan kontrak dihadapi sebesar Rp81,5 triliun yang terdiri dari target kontrak baru sebesar Rp52,8 triliun dan carry over 2015 sebesar Rp28,678 triliun.
LRT DKI Jakarta
WIKA mendapat kepercayaan dari PT Jakarta Propertindio sebagai kontraktor pelaksana pada Pembangunan Proyek LRT Jakarta – Koridor 1 (Fase 1), Kelapa Gading – Velodrome - Paket 102 – Pekerjaan Utama senilai Rp5,295 triliun pada 20 Desember 2016.
Hal ini sesuai dengan surat bernomor 003/UT2000/116/XII/2016 perihal Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa dan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Pekerjaan Pembangunan Proyek LRT Jakarta – Koridor 1 (Fase 1), Kelapa Gading – Velodrome - Paket 102 – Pekerjaan Utama. Rencananya proyek ini akan berlangsung selama 610 hari kalender kerja.