INDUSTRY.co.id - Tangerang, Kementerian Perindustrian tengah mengusulkan kepada kementerian Keuangan terkait peraturan baru skema pajak untuk kendaraan jenis sedan sehingga dapat meningkatkan unit penjualan.

Advertisement

Seperti diketahui, saat ini pajak mobil sedan lebih tinggi jika dibandingkan dengan model lain seperti sport utility vehicle (SUV) dan multi purpose vehicle (MPV).

"Dengan skema pajak baru jenis sedan tersebut, kami berharap potensi ekspor mobil sedan semakin meningkat. Pasalnya, di pasar internasional, permintaan sedan lebih banyak daripada MPV dan SUV," ungkap Menteri Perindustrian, di Tangerang (11/8/2017).

Advertisement

Ia menambahkan, kebijakan strategis tersebut juga akan mendorong penguatan struktur industri kendaraan di dalam negeri. Di samping itu, diharapkan dapat mengejar volume dan nilai ekspor mobil yang dicapai oleh negara tetangga selaku kompetitor utama, yakni Thailand.

"Oleh karenanya, pemerintah memacu industri otomotif nasional agar mampu ekspor mobil sebesar 200 ribu unit pada tahun ini," ujarnya.

Advertisement

Airlangga menilai Indonesia sudah menjadi net exporter dari sektor industri otomotif. Apalagi, industri ini merupakan salah satu sektor yang menjadi tolok ukur dalam pertumbuhan ekonomi nasional. "Saat ini produksi otomotif kita meningkat, yang membuktikan daya beli masyarakat masih bertenaga. Industri
ini masih tumbuh dan ekonomi kita juga masih terjaga di level lima persen. Maka, artinya ekonomi Indonesia masih kuat," paparnya.

Hal senada disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla, bahwa masih tumbuhnya penjualan mobil dapat mengindikasikan pendapatan golongan menengah yang tidak turun. Selain itu, peningkatan penjualan mobil juga bisa didorong dari peluncuran model terbaru. "Maka, ajang GIIAS tidak hanya meningkatkan
penjualan di dalam negeri, namun dapat menyasar pasar ekspor," tuturnya.

Advertisement

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil domestik hingga Juni 2017 mencapai 533.537 unit atau naik 0,3 persen. Diproyeksikan pada 2017 penjualan mobil bisa mencapai 1,1 juta unit. Sedangkan, untuk ekspor Juni 2017 mencapai 113.269 unit atau naik 20,5 persen. Kemudian, industri otomotif nasional juga meningkatkan performanya dengan menambah kapasitas produksi menjadi 2,2 juta unit per tahun.