INDUSTRY.co.id-Banjarmasin - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar forum bisnis dan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Kalimantan dengan mengangkat tema “Sinergi Pembangunan dan Penguatan Hubungan Ekonomi ASEAN di Kalimantan".

Advertisement

Iim Rusyamsi selaku Ketua Umum OK OCE membagikan peran OK OCE dukungan untuk UMKM Indonesia, termasuk untuk wilayah Kalimantan.

Dalam pernyataannya Iim menyampaikan bahwa UMKM memiliki pengaruh besar untuk perekonomian bangsa, tercatat menyumbang lebih dari 60% dari total PDB nasional.

Advertisement

"Melalui kolaborasi nyata dengan mitra swasta, pendidikan, pemerintah hingga komunitas untuk kesejahteraan UMKM, kini OK OCE telah menciptakan lebih dari 1,8 juta lapangan kerja dan memiliki lebih dari 860.000 anggota binaan di seluruh Indonesia", jelas Iim pada 12 Agustus 2024 di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin,

Beberapa perhatian khusus yang diberikan OK OCE untuk UMKM Kalimantan adalah memberikan Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Lokal, Pengembangan Sektor Unggulan seperti agroindustri dan pariwisata, Sinergi bersama KADIN untuk memperluas akses pasar hingga Dukungan Pembangunan IKN yang dilakukan UMKM Binaan.

Advertisement

Selain itu juga Iim menggambarkan OK OCE telah memanfaatkan platform digital untuk mendigitalisasi anggota binaannya, seperti terdapatnya website okoce.net yang menyediakan berbagai kebutuhan UMKM diantaranya Pendaftaran, Pelatihan, Pendampingan, Perizinan, Pemasaran, Pencatatan Keuangan hingga Akses Permodalan.

Di akhir pemaparannya, Iim memberikan data perubahan positif yang OK OCE berikan di wilayah Kalimantan, "Hingga 2024, OK OCE telah memberikan peningkatan pendapatan UMKM Kalimantan sebesar 25%, membuka penyerapan lapangan kerja sebesar 15% dan memberikan peluang ekspor sebesar 20%", tutupnya.

Advertisement

Berdasarkan hal di atas, Iim mengajak para peserta untuk mengambil perhatian khusus untuk berkolaborasi dengan OK OCE untuk mensejahterakan pelaku UMKM, sehingga para pelaku usaha bisa menciptakan lapangan kerja sekaligus membantu masalah sosial yaitu angka pengangguran yang tinggi.