INDUSTRY.co.id, Venesia - Baru-baru ini pihak berwenang Venesia mengumumkan meluncurkan sebuah kampanye baru, yang ditujukan untuk wisatawan, agar untuk berperlikau baik di kota tersebut.

Advertisement

Dikutip dari star2, Kamis (3/8/2017), menurut Paola Mar, Anggota Dewan yang bertanggung jawab untuk pariwisata, mengumumkan bahwa sebuah kampanye yang disebut #EnjoyRespectVenezia akan diluncurkan pada waktu musim panas.

Kampanye akan dipelopori di media sosial, dan akan ditampilkan di situs dewan kota, dan berupa poster di sekitar kota dan selebaran di lokasi seperti stasiun kereta.

Advertisement

Para wisatawan akan diingatkan untuk tidak berenang di kanal, berpiknik di tempat umum, berhenti terlalu lama di jembatan, menjatuhkan sampah, naik sepeda atau melihat-lihat pemandangan di tempat umum dengan pakaian renang.

Jika melangga, para wisatawan itu dikenai denda sebesar EUR25 sampai EUR500 atau sekitar Rp 396 ribu hingga 7.9 juta

Advertisement

Lanjut Mar, "Pesan yang harus kita lalui adalah bahwa kita tidak bercanda. Jika mendapat kabar bahwa orang-orang yang melakukan hal seperti ini didenda, dan juga ditandai oleh Kedutaan masing-masing, mungkin kita bisa mencegah hal itu terhadu lagi."

Hal ini didasari karena beberapa pekan lalu, sekelompok remaja Belgia menjadi perbincangan banyak orang karena mereka mengunggah video mereka di akun media sosialnya saat melompat dari jembatan yang dirancang oleh arsitek Santiago Calatrava ke Grand Canal, lalu kemudian mereka meminta maaf atas perilaku mereka.

Advertisement

Lalu, Pada tahun 2016, seorang turis melompat dari Jembatan Rialto dan menabrak taksi air dan meninggal di rumah sakit.

Kampanye baru ini sudah lama ada dalam perencanaan. Bulan lalu, Mar mengatakan bahwa "kampanye perilaku" mereka akan memiliki 12 peraturan baik larangan maupun dorongan juga.

Kampanye tersebut akan diluncurkan dalam 10 bahasa, termasuk bahasa Inggris, Cina, Arab dan Korea.