JTB Catat Produksi Full Capacity 192 Juta Kaki Kubik per Hari

Oleh : Hariyanto | Rabu, 29 Mei 2024 - 15:47 WIB

ilustrasi Migas
ilustrasi Migas

INDUSTRY.co.id - Bojonegoro – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina, sebagai operator Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) kembali mencatatkan tonggak penting dan milestone bagi Lapangan JTB melalui capaian produksi full capacity 192 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dengan stabil untuk jangka waktu yang panjang.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina berupaya meningkatkan produksi migas untuk menjalankan perannya menjaga ketahanan energi nasional.

"Pertamina terus mendorong tercapainya target produksi di sektor hulu termasuk gas. Kami mengapresiasi pencapaian PEPC terutama Zona 12 yang telah berhasil mencapai produksi full capacity," ujar Fadjar dalam keteranganya pada Rabu (29/5/2024). 

General Manager PEPC Zona 12 Mefredi mengatakan pencapaian ini merupakan hasil kerja keras pekerja menjalankan Gas Processing Facility (GPF) atau plant Lapangan JTB secara kontinyu selama 7 X 24 jam untuk memenuhi target produksi sales gas full capacity sebesar 192 MMSCFD dalam rangka memenuhi kebutuhan gas Jawa Timur dan Jawa Tengah. 

Produksi gas dengan kapasitas penuh yang dicapai pada Rabu (22/5) tersebut telah melebihi persyaratan kontraktual JTB Project untuk melakukan performance test Gas Processing Facility (GPF) selama 3 X 24 jam.

“Kami sangat bangga bertepatan dengan semangat Kebangkitan Nasional, JTB mempersembahkan produksi full capacity 192 juta MMSCFD. Ini merupakan upaya terbaik anak bangsa untuk Indonesia Emas. Produk JTB yang 100% berupa gas juga merupakan kontribusi kami terhadap capaian agenda global terhadap upaya transisi energi menuju energi bersih,” ujar Mefredi.  

Peran strategis PEPC ialah memastikan kelancaran pengiriman gas dari Lapangan JTB sesuai nominasi buyer melalui pipa transmisi Gresik-Semarang untuk memenuhi kebutuhan energi di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Adapun gas JTB saat ini didistribusikan dan diserap oleh PGN, PLN, PKG, Industri serta untuk Jargas rumah tangga.

Seperti diketahui, Lapangan JTB telah beroperasi dan mengalirkan gas perdana sejak 20 September 2022 lalu. Di awal produksinya, gas sudah mengalir sebesar 70 MMSCFD, secara bertahap meningkat dan beberapa kali berkesempatan memproduksi gas sebesar 192 MMSCFD, namun untuk durasi yang pendek karena keterbatasan demand gas Jawa Timur – Jawa Tengah. 

Capaian penting ini tentunya dibarengi peningkatan kinerja, tetap menjaga operasi yang aman dengan fasilitas produksi yang handal, serta selalu memperhatikan lingkungan dan masyarakat sekitar. 

Mefredi menekankan kedepannya PEPC berkomitmen untuk menjaga capaian produksi di Lapangan JTB yaitu dengan menjaga aspek-aspek reliability dan integrity fasilitas produksi atau Gas Processing Facility (GPF) pada fase operasi agar beroperasi 100 persen. 

“Disamping itu penting untuk selalu menerapkan implementasi aspek HSSE dalam operasi perusahaan dan melakukan upaya optimasi penyerapan gas JTB sesuai komitmen buyer atau PJBG,” terangnya.

Komitmen PEPC JTB dalam mendukung aspek HSSE antara lain ditunjukkan dengan capaian jam kerja selamat lebih dari 65,9 juta jam kerja. 

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Sebagai informasi, EPC berperan mengelola industri hulu migas di wilayah Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, dimana secara geografi tersebar di Jawa Timur, Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Papua yang terdiri dari asset offshore dan onshore. 

Wilayah kerja di bawah Regional Indonesia Timur yaitu Zona 11 (Alas Dara Kemuning, Cepu, WMO, Randugunting, Sukowati, Poleng, Tuban East Java), Zona 12 (Jambaran Tiung Biru, Banyu Urip), Zona 13  (Donggi Matindok, Senoro Toili, Makassar Strait), dan Zona 14 (Papua, Salawati, Kepala Burung, Babar Selaru, Semai).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jackson Suwargo memberi sambutan di ajang Jackson Kids Star 2024 yang digelar di Senayan Park Jakarta (20/7/2024)

Sabtu, 20 Juli 2024 - 23:52 WIB

Jackson Kids Star 2024 Lakukan Pencarian Ambassador Cilik di Senayan Park

Jackson Kids Star 2024 adalah ajang tahunan yang digelar untuk mencari brand ambassador Jakcson Kids.

Hakim Mahkamah Konstitusi Arsul Sani, salah satu pendiri Perkumpulan Ahli Dewan Sengketa Konstruksi (PADSK) memberikan sambutan penutup International Conference bertajuk "Synchronizing the application of FIDIC Contracts with specific related project country's regulation to avoid disputes", di Jakarta

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:47 WIB

Hakim MA Berharap Penyelesaian Sengketa Konstruksi Bisa Lebih Baik

Hakim Mahkamah Konstitusi Arsul Sani sebagai salah satu pendiri Perkumpulan Ahli Dewan Sengketa Konstruksi (PADSK) mengingatkan agar PADSK selaku stakeholder APS dapat menyampaikan usulan perbaikan…

Peragaan Busana Muslim dan Audisi Model MUFFEST+ di Stasiun MRT Bundaran HI Jakarta.

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:13 WIB

MUFFEST+ Gelar Peragaan Busana dan Audisi Model di Stasiun MRT Bundaran HI

MUFFEST+ ditargetkan menjadi jendela dunia yang memperlihatkan perkembangan industri fesyen muslim Indonesia yang siap merambah pasar global dari segi kualitas, kuantitas, inovasi bisnis, teknologi,…

Ustadz Bachtiar Nasir bersama jajarannya menyatakan persiapan konvoi Bela Palestina

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:42 WIB

Bela Palestina Segera Digelar dengan Konvoi Kendaraan

Membela Palestina sangat banyak ragamnya. Untuk membuktikan kepedulian Indonesia, para Ustadz mengajak masyarakat membela Palestina. Ajakan berupa Konvoi menggunakan kendaraan.

Feng shui (foto ilustrasi)

Sabtu, 20 Juli 2024 - 17:37 WIB

Tips Memaksimalkan Feng Shui Rumah Agar Bawa Keberuntungan

Home Feng Shui merupakan teknik menganalisa rumah. Terlebih di dalam rumah terdapat aliran energi. Aliran ini bisa memancarkan energi positif maupun negatif. Hal itu tergantung dari arah letak…