Schneider Electric Hadirkan Infrastruktur Cloud dan Data Center di Indonesia

Oleh : Candra Mata | Jumat, 17 Mei 2024 - 13:31 WIB

Foto Schneider Electric
Foto Schneider Electric

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Schneider Electric, pemimpin transformasi digital dalam pengelolaan energi dan otomasi, menghadirkan solusi komprehensif untuk mendukung infrastruktur data center yang AI-ready dan sustainable di Indonesia Cloud & Datacenter Convention 2024. 

Solusi yang ditampilkan mencakup Liquid Cooling, SM AirSet, dan Galaxy VL UPS, dan EcoStruxure for Data Center – yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, ketahanan, keandalan dan mendukung pemenuhan tanggung jawab penyedia data center dan colocation dalam upaya dekarbonisasi dan sustainability.

Roberto Rossi, Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste menyampaikan, “Disrupsi Artifical Intelligence (AI) di data center akan memunculkan tantangan baru bagi penyedia data center dan colocation, mulai dari lonjakan daya yang lebih besar dari sebelumnya, tuntutan fleksibilitas dan skalabilitas dalam penyediaan layanan data, keberlanjutan operasional yang semakin kompleks, hingga dampak lingkungan. Infrastruktur data center perlu mengakomodasi kebutuhan data center masa depan yang harus semakin efisien, fleksibel, tangguh dan sustainable.”

Dalam White Paper berjudul “The AI Disruption: Challenges and Guidance for Data Center Design”, Schneider Electric memperkirakan kontribusi beban kerja Artificial Intelligence (AI) terhadap total konsumsi energi data center akan mencapai 15% hingga 20% pada tahun 2028.

Selain itu, beban kerja AI diperkirakan akan terus beroperasi pada densitas yang sangat tinggi. Hal ini menimbulkan tantangan dalam desain manajemen daya, pendinginan, rak, perangkat lunak dan kapasitas back-up power di data center.

Peningkatan penggunaan daya akibat penggunaan AI yang semakin luas di data center dan dalam operasional industri akan meningkatkan emisi karbon dan biaya energi jika tidak dikelola dengan cerdas, efisien, dan terintegrasi.

Otomasi yang didorong oleh AI dalam manajemen data center, memungkinkan penyedia data center dan colocation mengotomatisasi tugas-tugas rutin, mengurangi beban kerja manual, dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan. Misalnya, pemeliharaan sistem server, analisa prediktif terhadap kinerja dan pemantauan sistem dapat ditangani oleh AI.

Sementara itu, komponen seperti sistem pendinginan, back-up power, switchgear juga menjadi krusial dalam memastikan keamanan, keandalan dan ketangguhan operasional data center. Sistem pendinginan harus siap mengatasi risiko overheating pada server akibat peningkatan beban kerja. 

Liquid cooling menjadi solusi yang tepat untuk mendinginkan klaster AI yang memerlukan lebih dari 20 kW per rak, di mana air cooling tidak cukup efektif. Switchgear dan back-up power juga perlu memiliki kecepatan, kapasitas daya dan kemampuan prediktif yang dapat mengakomodasi kebutuhan data center masa depan.

Pada penyelenggaraan Indonesia Cloud & Datacenter Convention 2024, Schneider Electric menampilkan inovasi solusi yang dapat menjawab berbagai tantangan data center tersebut, di antaranya:

Liquid Cooling: Tantangan seperti peningkatan kepadatan chip dan rak, keterbatasan ruang, pembatasan penggunaan air, lingkungan IT yang tidak ideal, dan tuntutan untuk mengurangi konsumsi energi membutuhkan inovasi dalam sistem pendinginan.

Liquid Cooling memberikan manfaat bagi pemilik data center, termasuk peningkatan efisiensi hingga 50%, menghilangkan 70-80% panas langsung pada chip / perangkat IT, 95% menggunakan immersive cooling, instalasi yang mudah, pengurangan biaya operasional (OpEx), dan jejak karbon. Tidak hanya itu, Liquid Cooling menciptakan lingkungan operasional yang lebih tenang daripada pendinginan konvensional.

SM AirSet: Inovasi switchgear berinsulasi udara modular untuk instalasi distribusi sekunder MV di bangunan, utilitas komersial dan industri, tanpa menggunakan SF6, gas rumah kaca yang berbahaya (SF-6 free MV Switchgear). SM AirSeT adalah solusi hijau dan digital terbaru yang memanfaatkan pure air, memungkinkan penyedia data center dan colocation untuk mengurangi dampak lingkungan mereka dan mengoptimalkan pemeliharaan dan operasional.

Dilengkapi dengan fitur digital ESP yang memungkinkan pemeliharaan berdasarkan kondisi, solusi ini dapat menghemat biaya hingga 39% dibandingkan dengan pemeliharaan terjadwal.

Galaxy VL UPS: UPS 3 fase modular yang sangat efisien dan dapat diandalkan dengan kapasitas mulai dari 200 hingga 500 kW dalam satu unit, dilengkapi dengan mode operasi yang fleksibel dan kinerja yang optimal. 

Efisiensi hingga 99% dalam mode eConversion yang dipatenkan dan efisiensi 97% dalam mode konversi ganda. Kemampuannya untuk disesuaikan (skalabilitas) memungkinkan penyesuaian dengan perubahan kebutuhan bisnis dari penyedia data center dan colocation yang cepat bertumbuh. 

Dengan berbagai fitur penghemat biaya yang tersedia, Galaxy VL dapat membantu mengurangi biaya energi dan total kepemilikan (TCO).

EcoStruxure for Data Center: mengintegrasikan sistem daya, pendinginan, rak dan manajemen perangkat lunak untuk mendukung penerapan peralatan TI di berbagai lingkungan, mulai dari aplikasi Edge berukuran kecil hingga data center Cloud berukuran besar.

Solusi ini memberikan pemahaman menyeluruh kepada penyedia data center dan colocation terkait kinerja data center mereka dan membantu dalam pengambilan keputusan berdasarkan data real-time. EcoStruxure for Data Center telah membantu banyak klien data center dalam transformasi digital, terbukti dapat meningkatkan efisiensi konsumsi energi hingga 38%, efisiensi biaya energi hingga 30%, produktivitas hingga 60%, dan data center uptime hingga 100%.

Dalam mendukung infrastruktur data center masa depan, Schneider Electric juga bekerjasama dengan NVIDIA dalam mengembangkan desain data center berbasis AI. Pada tahap awal kerjasama, Schneider Electric dan NVIDIA akan mengembangkan desain untuk mendukung berbagai kebutuhan seperti pemrosesan data, simulasi rekayasa, otomasi desain elektronik, desain obat berbasis komputer (computer-aided drug design), dan AI generatif.

Fokus utamanya adalah mendukung distribusi daya yang tinggi, sistem liquid-cooling, dan kontrol yang dirancang untuk memudahkan pengujian dan operasi sistem yang handal untuk klaster dengan densitas tinggi.

"Kerjasama ini melengkapi solusi yang kami sediakan untuk mendukung penyedia data center dan colocation. Schneider Electric sendiri telah lama menjadi mitra dalam transformasi digital untuk efisiensi dan keberlanjutan. Melalui solusi-solusi yang kami tampilkan hari ini, kami ingin mengajak para pelanggan di data center untuk menjadi Impact Maker bagi keberlanjutan bisnis dan lingkungan,” tutup Roberto.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

(kiri-kanan). Penandatangan kerjasama dilakukan oleh Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna (dua dari kiri), Direktur Sales PT Telekomunikasi Selular Adiwinahyu Basuki Sigit, Direktur PT Pertamedika Bali Hospital Mochamad Sonny Irawan, Direktur PT Adi Sarana Armada Tbk dan PT Adi Sarana Transportasi Jerry Fandy Tunjungan (paling kanan)

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:36 WIB

Perkuat Ekosistem Halal, BSI Gandeng Mitra Strategis

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan ekosistem halal di Indonesia.

Dari ki-ka: Vice Grand Sheikh of University Al Azhar Cairo Mesir HE. Prof. Dr. Mohammed Abdel Rahman Al-Duweiny, Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Komisaris Utama BSI Muliaman D. Hadad, dan Direktur Eksekutif BSI Maslahat Sukoriyanto Saputro saat setelah Seminar International "Collaborative Framework for Holistic Islamic Ecosystem" pada gelaran BSI International Expo di JCC Senayan Jakarta

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:17 WIB

BSI dan Al-Azhar Mesir Satukan Visi untuk Ekosistem Islam yang Berkelanjutan di BSI International Expo

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pengembangan ekosistem Islam di sektor pendidikan melalui kolaborasi strategis dengan Al-Azhar Cairo Mesir.

Membaca nyaring untuk bangun kegemaran anak sejak dini.

Jumat, 21 Juni 2024 - 22:44 WIB

Bangun Kegemaran Membaca Anak Sejak Dini Dengan Membaca Nyaring

Orang tua sebagai model pertama bagi anak-anak dapat mendorong mereka untuk membaca dengan cara yang menyenangkan dan membangun minat terhadap literasi sejak dini lewat membaca nyaring.

BRI masuk 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara yang dinilai berdasarkan revenue, profit dan aset.

Jumat, 21 Juni 2024 - 22:23 WIB

Kembali Torehkan Prestasi Elite, BRI Jadi Institusi Keuangan No.1 di Indonesia dan Peringkat 4 di Asia Tenggara Dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500

Media ekonomi terkemuka dunia, Fortune pada hari Selasa (18/06) mengumumkan daftar Fortune Southeast Asia 500 untuk pertama kalinya. Daftar ini berisikan 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara…

Panandatanganan MoU Sarana Jaya dengan KONI

Jumat, 21 Juni 2024 - 19:15 WIB

Sarana Jaya - KONI Teken MoU Dukung Para Atlet Menuju PON XXI/2024 Aceh - Sumut

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang perekrutan atlet berprestasi peraih…