Mazda Bidik Penjualan 7.000 Unit, Tiga Model Mobil Ini Pendongkrak Utama

Oleh : Wiyanto | Selasa, 14 Mei 2024 - 12:18 WIB

Director PT Eurokars Motor Indonesia Ricky Thio
Director PT Eurokars Motor Indonesia Ricky Thio

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Penjualan Mobil Mazda diperkirakan akan tetap tumbuh. Mengingat 2023 pun bisa tumbuh 100 persen. Maka untuk 2024, target penjualan Mazda akan digeber menjadi 7.000 unit mobil.

Menurut Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) Ricky Thio, target tersebut akan diraih. Pangsa pasar Indonesia yang cukup luas dan mengandalkan puluhan dealer serta menonjolkan kualitas dan desain Mazda yang cukup unik beradasarkan filosofi Jepang.

"Oh sangat optimis tentunya 7.000 unit karena gini kita tidak akan berubah dari kita punya jalur atau punya prinsip," kata dia di Jakarta belum lama ini

Ia menjelaskan Mobil Mazda itu merupakan brand asal Jepang. Filosofinya pun berasal dari Jepang. Tak pelak, disain dan budaya mengadopsi Jepang dan dituangkan ke dalam Mobil Mazda.

"Contoh kalau dari desain kita punya yang namanya Kodo desain yang sifatnya sangat beauty base atau yang simpel simpel polos polos itu sama dengan budaya Jepang tapi kalo desain Mazda itu sebenernya kayak desainnya budaya Jepang, budaya Jepang disarikan diintikan dituangkan kepada plat besi desainnya kayak gitu," katanya.

Selain itu, kata dia, Jepang itu biasanya simple. Itu ia ceritakan sambil mencoba mengungkit cerita sandiwara atau sinetron Jepang Oshin.

"Pernah lihat Film Oshin, tidur di Tiker budaya orang Indonesia juga ada tuh tidur di Tiker, ya sama di Jepang juga di Tiker. Di Jepang, rumah rumah semuanya pasti semi panggung. Pintu sliding, singkat kata desain budaya Jepang itu budaya yang lebih mengutamakan simple," jelas dia.

Atas dasar tersebut, lanjut dia, target 7.000 unit dengan beberapa strategi. Dari sederet mobil Mazda, lagi-lagi tiga model ini digadang-gadang menjadi pendongkrak penjualan Mazda tahun ini. Tiga model Mazda cx5 cx3 dan Mazda3. Disebutkan Mazda lebih ke SUV bukan Low Cost Green Car (LCGC).

Jadi, sambung dia, pembeli loyalis berprinsip bagaimana punya kendaraan yang nyaman bahkan bagaimanapun, membawa mobil Mazda terasa nyaman bahkan saat menyetir sendiri.

"Mazda biasanya SUV orang-orang yang suka bawa mobil adalah orang-orang yang seneng dan merasakan pengalaman berkendara. Itu semua yang membuat kenapa penjualan kita membaik cukup baik sekali," jelasnya.

Lalu apa saja strateginya, Ia menjabarkan berupa promosi, selalu berkomunikasi dengan calon pembeli. Tentu secara masif memperkuat Dealer yang ada dan hingga kini jumlah dealer mencapai 26 unit.

"Hal-hal lain misalnya kayak penambahan dealer, network kan penambahan salesman, terus kita mempertajam wiraniaga. Kita sangat percaya namanya wiraniaga karena wiraniaga adalah orang ketemu customer, saya saya juga mantan wiraniaga," katanya.

Selain itu, untuk meyakinkan pembeli Mazda, keuntungan yang diterima, kata dia, berupa suku cadang yang diberikan 'cuma-cuma' asal tidak dipakai kendaraan untuk taxi ataupun ngebut-ngebutan.

Berbicara suku Cadang dibagi dua yang fastmoving ada yang slowmoving yang fastmoving masih always on hand yang. Lagi pula, pembeli itu sudah dijamin 3 tahun gratis service berkala dan 5 tahun garansi mesin.

"Jadi selama 3 tahun bawa mobil cuman isi bensin perawatan berkalanya akan ditanggung oleh Mazda dan juga start main Mazda warranty selama 5 tahun artinya bila ada faulthy bila ada kerusakan atau ada hal hal yang cuman faktori damage itu bumper to bumper semua dicover. Ini adalah sebagai salah satu bentuk Premium service dari mazda Indonesia," bebernya.

Tak cuma itu, Mazda kata dia, berinvestasi di Indonesia. Jadi perakitan ada di Indonesia, pastinya suku cadang ada di Indonesia. Nilai investasi menyentuh angka Rp400 miliar dalam bentuk Pabrik perakitan Mobil Mazda.

"Kemarin kan kita udah ada acara groundbreaking dan kita sekarang secara carefully kita udah memulai dari penentuan spek-spek dan perawatan perawatan dan seperti apa dari pabriknya sendiri supaya pabrik ini bisa sesuai dan mampu untuk merakit mobil mobil sama performancenya dengan yang ada di Hiroshima. Jadi memang kita gak sekedar asal asalan, tapi kita bener- bener memastikan dan for Mazda for of you bahwa mobil yang dirakit Hiroshima dan mobil yang dirakit di Indonesia sama," katanya.

Dengan kesuksesan peletakan batu pertama membangun pabrik rakitan, ia menilai ada hubungan kemudahan regulasi dari Kementerian Perindustrian. Sebab kementerian tersebut mensupport dunia otomotif.

Pengalaman kemudahan regulasi, kata dia, secara histori pandemi dapat dirasakan Mazda.

"Luar biasa kalo saya bilang kan bolak-balik, saya lihat Industri otomotif adalah Indonesia yang padat karya dan dia sangat sangat bisa menciptakan lapangan kerja dan lain lain soalnya pertumbuhan ekonomi sangat baik di otomotif ini. Menurut saya selama ini Kemenperin sangat-sangat suportif terhadap dunia otomotif bagi saya kebijakan kebijakan yang dikeluarkan apalagi pas masa masa pandemi," jelasnya.

Diketahui penjualan Mazda ditunjuklah Eurokars Indonesia sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) sejak 2017. Sebelumnya perusahaan tersebut menjual mobil-mobil Eropa. Bahkan sampai sekarang tetap masih menjualnya. Pernah menangani mobil Porche, Roll Royce, sharp lalu ada Maserati dan mobil BMW.

Pemilik perusahaan ini besutan Kasonokwi orang Indonesia tapi tinggal di Singapura.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK)

Senin, 20 Mei 2024 - 16:08 WIB

Kapal PTK Resmi Beroperasi di Perairan Internasional

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) agresif melakukan ekspansi bisnis di pasar global. Ekspansi bisnis global ditandai dengan dimulainya operasional Transko Moloko di perairan Malaysia.

UOB Lady’s Card

Senin, 20 Mei 2024 - 15:42 WIB

UOB Indonesia Meluncurkan Desain dan Tagline Terbaru Lady’s Card

UOB Indonesia mengumumkan pembaruan UOB Lady’s Card yang merupakan kartu kredit pertama di Asia Tenggara dengan fokus pada kaum perempuan. UOB Lady’s Card dirancang untuk menawarkan keuntungan,…

SPKLU

Senin, 20 Mei 2024 - 14:33 WIB

Tren Mobil Listrik dan Renewable Energy Daya Pikat Investasi Kawasan Industri Kendal

Pemerintah Indonesia saat ini tengah giat mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan (renewable energy) guna menurunkan emisi gas rumah kaca. Berbagai upaya dilakukan pemerintah, seperti…

PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP)

Senin, 20 Mei 2024 - 14:31 WIB

Mengusung Produk Baja Ramah Lingkungan, GRP Siap Bersaing di Pasar Baja Dunia

PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) terus menggenjot penjualan baja ke pasar ekspor. Perseroan optimistis prospek dan permintaan ekspor baja pada tahun 2024 masih ada ruang untuk terus bertumbuh.…

TikTok

Senin, 20 Mei 2024 - 12:55 WIB

Analyzing TikTok's Marketing Model

In the digital age, social media platforms have revolutionized marketing strategies, offering innovative ways for brands to connect with their audiences. Among these platforms, TikTok has emerged…