Kemenperin - Jerman Teken Kerja Sama Pendidikan & Pelatihan Vokasi Industri

Oleh : Ridwan | Jumat, 05 April 2024 - 13:20 WIB

Kepala BPSDMI Kemenperin, Masrokhan sesuai menandatangani kerja sama dengan Malikal Zentrum Institute (MZI)
Kepala BPSDMI Kemenperin, Masrokhan sesuai menandatangani kerja sama dengan Malikal Zentrum Institute (MZI)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Indonesia dan Jerman terus menjalin kerja sama yang komprehensif, termasuk dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri kompetitif. 

Hubungan diplomatik kedua negara telah terjalin baik selama tujuh decade. Jerman merupakan salah satu mitra ekonomi terpenting Indonesia di Eropa. Hubungan diplomatik kedua negara telah ada sejak tahun 1952.

Sebagai wujud sinergi Indonesia-Jerman, Kementerian Perindustrian melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) menjalin kerja sama dengan Malikal Zentrum Institute (MZI), yang merupakan country representative dari Lembaga Senior Experten Service (SES) Jerman di Indonesia. 

Kerja sama tersebut diimplementasikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Industri. 

“Kerja sama ini bertujuan agar SDM yang dihasilkan unit pendidikan vokasi Kemenperin bisa memasuki pasar tenaga kerja Jerman. Selanjutnya, untuk meningkatkan kompetensi tenaga pengajar dengan sharing keahlian dan keterampilan dari expert Jerman yang kita laksanakan melalui program SES dan Ausbildung yang difasilitasi oleh MZI,” tutur Kepala BPSDMI, Masrokhan di Jakarta, Kamis (4/4).

Adapun ruang lingkup kerja sama tersebut, antara lain akan diselenggarakannya pelatihan persiapan mengikuti program Ausbildung di Jerman bagi alumni unit pendidikan vokasi Kemenperin, serta promosi peluang kerja di industri Jerman.

“Saya berharap akan banyak program kerja sama yang berlanjut setelah penandatanganan MoU ini. Unit pendidikan dapat memanfaatkan dan meningkatkan kompetensinya melalui SES sedangkan alumni yang berminat dapat belajar dan bekerja di Jerman melalui program Ausbildung,” lanjut Masrokhan.

Ausbildung adalah sebuah program untuk mencetak SDM profesional spesialis sesuai standar kebutuhan industri terkini di Jerman. Durasi program Ausbildung kurang lebih selama tiga tahun, tergantung dengan jurusan atau bidang keahlian yang dipilih.

Ada sekitar 348 jurusan atau bidang keahlian Ausbildung yang dapat diikuti oleh peserta pelatihan.  Selama di industri, peserta akan dibimbing oleh mentor profesional bersertifikat Meister, dan pada pertengahan dan akhir program peserta wajib mengikuti ujian kompetensi untuk memastikan bahwa peserta mencapai kompetensi yang menjadi standar industri Jerman. Setelah lulus, peserta Ausbildung dapat kembali ke tanah air atau berkarir di Jerman.

Adam Pamma, Direktur Malikal Zentrum Institute (MZI) menjelaskan pengalamannya terkait pelaksanaan program SES dari Jerman ini berjalan. 

"Sejak saya menjadi country representative SES di Indonesia dari tahun 2014, lembaga SES telah mengirim expert SES dari Jerman ke Indonesia sebanyak lebih dari 400 orang. Hasil evaluasi kami menunjukkan tingkat kepuasan customer SES di Indonesia terhadap pendampingan yang dilakukan oleh SES expert dari Jerman mencapai lebih dari 98 persen,” paparnya.

Adam memberikan contoh implementasi program Ausbildung di jurusan Teknologi Pengolahan Susu. Di situ, peserta akan belajar berbagai hal, seperti quality control raw material susu, proses pengolahan berbagai olahan susu, proses packaging, kebersihan, logistik dan distribusi produk, hingga bisnis teknologi pengolahan susu. 

“Intinya, lulusan dari bidang keahlian ini akan memiliki pengetahuan luas tentang sektor industri susu baik sisi teknis maupun bisnis sesuai standar skill terkini yang dibutuhkan industri susu di Jerman," kata Adam.

Selain itu, nota kesepahaman ini juga membuka peluang fasilitasi rintisan kerja sama unit pendidikan vokasi Kemenperin dengan unit pendidikan dan industri di Jerman, sehingga dapat meningkatkan daya saing serta kualitas SDM industri di mata dunia.

“Kami berharap nota kesepahaman yang kita tanda tangani hari ini dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah langkah yang lebih konkret. Kami berterima kasih karena telah dilibatkan dalam kerja sama terkait pengembangan SDM industri di Indonesia,” pungkas Adam.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mobil listrik

Sabtu, 18 Mei 2024 - 17:57 WIB

Strategi Marketing Dalam Penjualan Kendaraan Listrik atau EV

Dunia transportasi tengah mengalami transformasi besar dengan kemunculan kendaraan listrik (EV) sebagai pemain utama. Hal ini menandakan pergeseran menuju era baru dalam mobilitas manusia, di…

Prescon HI Drone Dragrace 2 di PIK 2

Sabtu, 18 Mei 2024 - 16:27 WIB

HOGERS Indonesia Gelar Balapan Motor Besar Harley Davidson

HOGERS Indonesia menggelar lomba balapan dan ketangkasan motor Harley terbesar di Indonesia. Event berskala Nasional buatan HOGERS Indonesia Drag Race of National Event 2 (HIDRONE2) ini dilaksanakan…

Implementasi IoT untuk pertanian

Sabtu, 18 Mei 2024 - 15:02 WIB

Jadi Mitra Kemkominfo, MSMB Implementasi Sistem Pintar Berbasis IoT untuk 7 Green House di Temanggung

PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB), start up agritech dari Sleman, Yogyakarta, baru-baru ini menjadi mitra layanan implementasi teknologi berbasis IoT (Internet of Things) Kementerian…

Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd. Rauf

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:37 WIB

Telkomsat dan Starlink Tandatangani Kerja Sama Layanan Segmen Enterprise di Indonesia

Telkomsat dan Starlink melakukan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) untuk layanan segmen enterprise berbagai wilayah di Indonesia.

SUPER AIR JET Buka Rute Baru

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:39 WIB

Dukung IKN, SUPER AIR JET Buka Rute Baru!

SUPER AIR JET mulai 6 Juni 2024 perkenalkan penerbangan non-stop pertama dari Bandar Udara Dhoho, Kediri, Jawa Timur ke Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur,…