INDUSTRY.co.id, Korea Selatan - Menurut Organisasi Pariwisata Korea (KTO) mendorong pembukaan 117 restoran Muslim baru di seluruh Korea Selatan. Jadi, hingga kini totalnya berjumlah 252 restoran yang bisa dinikmati oleh turis Muslim.
"Sistem klasifikasi restoran Muslim-friendly adalah proyek yang telah dikerjakan oleh KTO sehingga wisatawan Muslim di Korea dapat menikmati makanan mereka tanpa khawatir," ujar organisisasi tersebut dikutip dari laman asiaone, Senin (31/7/2017).
Untuk membangun restoran halal, ada empat syarat yang harus sudah tersertifikasi, yakni "halal certified", "self-certified", "Muslim-friendly" dan "pork free".
Restoran yang "bersertifikat halal" adalah makanan yang hanya menyajikan makanan halal dan telah mendapatkan sertifikasi dari organisasi sertifikasi eksternal, setelah melakukan proses evaluasi. Sedangkan Restoran yang "self-certified" adalah tempat pemiliknya sendiri menyatakan bahwa menu mereka hanya menyajikan makanan halal.
Sementara itu, restoran "Muslim-friendly" menawarkan pilihan makanan halal di menu mereka, juga makanan non-halal, sementara restoran "pork free" tidak mengandung daging babi dalam produk mereka.
Dari 117 restoran yang sedang dikembangkan, 75 persen berada di daerah pedesaan untuk memastikan aksesibilitas makanan halal di lebih banyak wilayah, sehingga menawarkan kemudahan lebih jauh bagi wisatawan Muslim. Selain itu, dari restoran-restoran ini, 71 adalah restoran biasa, sementara yang satu adalah waralaba.
KTO telah mengumumkan bahwa selama dua bulan bulan September dan Oktober, mereka akan menjadi tuan rumah "Halal Restaurant Week".
Mereka berencana mengundang koki terkenal untuk membantu mempromosikan restoran Muslim-friendly ini di Korea.