INDUSTRY.co.id - Jakarta —  Untuk semakin memperluas jaringan penerbangan khususnya penerbangan domestik, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan melayani rute penerbangan Jakarta-Banyuwangi PP mulai 21 Agustus 2017.

Direktur Utama Pahala Mansyuri mengatakan, penerbangan dilayani setiap hari dengan menggunakan pesawat jenis Bombardier CRJ 1000 NextGen yang berkapasitas 96 tempat duduk.

Penerbangan Jakarta-Banyuwangi PP tersebut melengkapi rute penerbangan Banyuwangi - Denpasar PP (via Surabaya) yang sebelumnya telah dilayani.

"Penerbangan Jakarta-Banyuwangi PP tersebut akan dilayani satu kali dalam setiap harinya dengan menggunakan pesawat jenis Bombardier CRJ 1000 NextGen yang berkapasitas 96 tempat duduk (all economy class)," kata Pahala melalui siaran pers diterima Redaksi di Jakarta, Minggu (31/7/2017).

Penerbangan dari Jakarta menuju Banyuwangi tersebut akan dilayani dengan menggunakan GA 264 yang akan berangkat dari Jakarta (Bandar Udara Soekarno-Hatta) pada pukul 14.15 WIB, dan akan tiba di Banyuwangi (Bandar Udara Blimbingsari) pada pukul 15.55 WIB.

Kemudian, penerbangan dari Banyuwangi menuju Jakarta akan dilayani dengan menggunakan GA 265 yang akan berangkat dari Banyuwangi pada pukul 17.00 WIB, dan akan tiba di Jakarta pada pukul 18.40 WIB.

"Dengan dilayaninya rute penerbangan Jakarta - Banyuwangi PP ini tentunya akan semakin memudahkan para wisatawan untuk dapat mengeksplore berbagai kota-kota lain di sekitar kota Banyuwangi, di antaranya, Jember, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo dan Lumajang," sambungnya.

Banyuwangi merupakan kota keempat di Provinsi Jawa Timur yang kami layani setelah kota Surabaya, Malang dan Jember. Ia harap dengan banyaknya pilihan rute ke berbagai kota, di Jawa Timur tersebut akan semakin menggerakan dan meningkatkan ekonomi lokal.

Pada 2016 saja, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Banyuwangi mencapai 60.000 orang, sementara untuk wisatawan nusantara sekitar 2 juta orang.

Dengan jumlah wisatawan sebesar itu, ia meyakini dengan dibukanya rute Jakarta ? Banyuwangi PP ini akan semakin meningkatkan serta mengembangkan potensi wisata di kota yang dijuluki The Sunrise of Java.