INDUSTRY.co.id - Jakarta-Mbolang adalah istilah yang akrab digunakan para pemburu bambu unik. Sedang istilah "bolankers" itu merujuk pada orangnya, pembolang.

Di kalangan pemburu bambu unik dikenal yang namanya “mbolang”. Mbolang adalah istilah yang digunakan bagi pemburu bambu unik. Dalam berburu bambu unik ini ada yang melakukan sendirian, berdua, bertiga atau beramai-ramai. Bahkan rombongan antar desa atau kota, berjanji untuk bertemu di suatu tempat, dari situ mereka melakukan mbolang bareng ke lokasi yang ditentukan.  Demikian keerangan dari Alex Palit, pendiri Komunitas Pecinta Bambu Unik Nusantara (KPBUN)

Untuk menjadi bolankers, mereka ini tidak sekadar dibekali golok atau gergaji sebagai alat pemotong bambu, juga obat anti nyamuk, tapi juga harus dimodali nyali dan keberanian. Belum lagi dihadapkan pada tingkat kesulitan memotong bambu ditengah-tengah sela bambu atau memanjat bambu sampai berdarah-darah.

Di sini selain kita akan berhadapan dengan rimbunan bambu, bukan tidak mungkin akan bertemu dengan binatang berbisa seperti ular atau kalajengking. Bahkan jangan kaget bila juga bertemu dengan penampakan mahkluk astral atau  mengalami kejadian di luar nalar logika.   Dan itulah salah satu tantangan suka-duka mbolang bagi pembolang alias bolankers.  

Bagi bolankers sejati, mbolang itu tidak sekadar bagaimana berburu mencari mendapatkan bambu unik dengan mengandalkan nyali keberanian dan daya penglihatan dalam mencari bambu unik di rimbunan barongan, tapi juga rasa.

Bahkan ada disebutkan bahwa mbolang itu sebagai lelaku.  Mengapa mbolang disebut juga lelaku, sebab mbolang mengasah kita untuk konsen, mempertajam rasa kita, merasakan getaran energi, memperkuat keimanan kita.

Menariknya dalam ngaji deling bahwa setiap pengaji deling punya sudut pandang interpretatif dalam membaca, memahami, menafsirkan, menilai, segala hal ikhwal terkait keberadaan bambu unik yang diburunya. Semua itu pasti berdasarkan olah rasa masing-masing individu dalam menafsir dan menterjemahkannya. Setiap pembolang pasti punya pengalaman perjalanan rasa dan spiritualitas masing-masing pembolang.