Kemenperin Dorong Pemda Memanfaatkan DAK untuk Revitalisasi Sentra IKM

Oleh : Hariyanto | Minggu, 18 Februari 2024 - 09:19 WIB

Dirjen IKMA pada Peresmian Sentra IKM Batik Maja Barama Wastra
Dirjen IKMA pada Peresmian Sentra IKM Batik Maja Barama Wastra

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pembangunan dan revitalisasi sentra industri kecil dan menengah (IKM) menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendongkrak potensi daerah melalui pengembangan inovasi dan kreativitas para pelaku IKM di sentra tersebut. 

Oleh karenanya, Kementerian Perindustrian terus konsisten mendorong pemerintah daerah agar dapat memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang IKM untuk melakukan pembangunan atau revitalisasi sentra IKM, antara lain di sektor batik, demi menciptakan para perajin batik yang lebih berdaya saing.

“Keberadaan sentra IKM batik diharapkan dapat melahirkan banyak diversifikasi produk batik seperti produk home decor, tas, sepatu, maupun busana yang akan dipasarkan secara luas, di dalam dan luar negeri,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita di Jakarta, Selasa (13/2/2024) lalu. 

Beberapa waktu lalu, Dirjen IKMA hadir dalam Acara Peresmian Sentra IKM Batik Maja Barama Wastra yang berlokasi di Jalan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (7/2/2024). Acara tersebut turut dihadiri oleh Pj. Walikota Mojokerto, Muhammad Ali Kuncoro, serta Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Muhammad Gunawan Saleh.

Dirjen IKMA mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Mojokerto yang memanfaatkan anggaran DAK Fisik Bidang IKM Tahun 2023 untuk program revitalisasi Sentra IKM Batik Maja Barama Wastra di Kota Onde-onde ini. 

Reni mengungkapkan, Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto memanfaatkan dana tersebut tak hanya untuk pelatihan ataupun pendampingan bagi pelaku IKM batik, tetapi juga untuk penyusunan bentuk layanan sentra, proses bisnis, branding, peluang kemitraan, dan ekspor.

“Fasilitasi gedung sentra IKM Batik Maja Brama Wastra ini juga diharapkan dapat membantu para pelaku industri batik di Kota Mojokerto dalam meningkatkan kemampuan, kreativitas, dan produktivitas yang berwawasan lingkungan,” paparnya.

Menurut Reni, pelaksanaan program revitalisasi sentra IKM batik sejalan dengan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia, Bangga Berwisata Indonesia dan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). 

“Sebab dengan adanya peningkatan kapasitas IKM di sentra batik tersebut, maka terbuka peluang sangat besar bagi para pelaku IKM Batik di Kota Mojokerto untuk dapat memenuhi permintaan, baik dari sektor pengadaan barang pemerintah maupun sektor swasta, pariwisata, dan masyarakat yang menginginkan keunikan produk batik khas Mojokerto,” tuturnya.

Ditjen IKMA Kemenperin mencatat, hingga tahun 2023, terdapat 201 sentra industri batik yang tersebar di 11 provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, terdapat 62 sentra IKM batik yang berada di Provinsi Jawa Timur, salah satunya terletak di Kota Mojokerto. Sementara itu, sampai tahun 2023, sentra batik yang dibangun dari fasilitas DAK terdapat di 15 daerah, salah satunya adalah Sentra IKM Batik Maja Barama Wastra.

“Kami yakin perajin nantinya juga mampu melakukan promosi secara lebih ekonomis dan berkelanjutan melalui fasilitas yang telah disediakan di dalam sentra batik ini,” imbuhnya.

Reni berharap, Sentra IKM Batik Maja Barama Wastra yang berdiri di atas lahan seluas 5.300 meter persegi tersebut, kelak dapat menjadi sentra percontohan yang proses bisnisnya dikelola secara mandiri, akuntabel dan profesional, serta menunjukkan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, pelaku IKM batik, dan pemangku kepentingan lainnya. “Kami juga optimis, ke depannya akan banyak aktivitas ekonomi yang dapat dilakukan di gedung sentra IKM ini,” pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Nia Niscaya

Rabu, 01 Mei 2024 - 18:50 WIB

Kembali Digelar, Komodo Travel Mart Bakal Dongkrak Sektor Parekraf di Labuan Bajo

Komodo Travel Mart sebuah forum yang mempertemukan buyer dan seller di bidang pariwisata untuk destinasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo akan digelar pada 6 hingga 9 Juni 2024 di Labuan…

Pekerja di pabrik keramik (Ist)

Rabu, 01 Mei 2024 - 17:45 WIB

Ini Kelakuan PGN yang Bikin 'Sekakmat' Industri Keramik Nasional

PT Perusahaan Gas Negara atau PGN kembali mengeluarkan surat edaran kepada pelaku industri pengguna gas bumi. Adapun, surat edaran tersebut berkaitan dengan pembatasan pemakaian gas dengan sistem…

Industri gelas kaca (ist)

Rabu, 01 Mei 2024 - 16:30 WIB

PGN Kembali Berulah, APGI: Seolah-olah Memaksa Industri Kurangi Produksi dan Tenaga Kerja

PT Perusahaan Gas Negara atau PGN kembali mengeluarkan surat edaran kepada pelaku industri pengguna gas bumi. Adapun, surat edaran tersebut berkaitan dengan pembatasan pemakaian gas dengan sistem…

Ilustrasi instalasi gas. (Foto: Istimewa)

Rabu, 01 Mei 2024 - 16:10 WIB

Sejumlah Industri Geram, Lagi-lagi Kebijakan PGN 'Matikan' Industri Nasional

Sejumlah pelaku industri 'geram' atas kebijakan PT Perusahaan Gas Negara atau PGN terkait pembatasan pemakaian gas dengan sistem kuota harian.

Industri alas kaki nasional

Rabu, 01 Mei 2024 - 13:15 WIB

Kemenperin Tempa Pelaku IKM Alas Kaki Semakin Berinovasi

Industri alas kaki nasional, khususnya skala kecil dan menengah, semakin tumbuh dan berkembang. Ini terlihat dari bermunculannya berbagai jenama (brand) lokal yang memiliki kualitas dan desain…