INDUSTRY.co.id - Jakarta– Semester I tahun ini Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) berupaya menjaga sustainability perusahaan dengan berfokus pada penguasaan pangsa pasar dan inovasi produk untuk meningkatkan kinerja dan kompetensi perusahaan dalam menghadapi persaingan menuju perusahaan penjaminan terdepan yang mendukung perkembangan perekonomian nasional.

Advertisement

 Tercatat, per Juni 2017 ini Perushaan berhasil membukukan kinerja baik dengan mempertahankan pertumbuhan laba,  aset dan ekuitas. Total aset perusahaan sebesar Rp14,15 triliun dengan ekuitas Rp 11,10 triliun dan laba sebelum pajak sebesar Rp 841,44 miliar atau 84,7 % dari target.

 Direktur Utama Perum Jamkrindo Diding S. Anwar dalam paparannya disela peresmian Taman Bina LIngkungan Perum Jamkrindo yang berlokasi di Depan Kantor Pusat Perum Jamkrindo pada Jumat, 28 Juli 2017, menjelaskan Perum Jamkrindo berupaya untuk meningkatkan kinerja dan kompetensi perusahaan untuk menghadapi persaingan menuju perusahaan penjamin terdepan yang handal dan terkemuka guna mendukung perkembangan perekonomian nasional.

Advertisement

 Untuk pencapaian kinerja, perusahan membukukan pendapatan penjaminan bersih sampai dengan bulan Juni tahun 2017 tercatat naik 248,50 % dari tahun lalu sebesar 793,74 miliar sementar tahun lalu sebesar Rp 297,69 miliar. Untuk total pendapatan konsolidasian terealisasi sebesar Rp 1,313 triliun yang terdiri dari imbal jasa penjaminan bersih naik  121,18 % menjadi Rp 883,03 miliar,  pendapatan investasi bersih Rp 283,26 miliar dan pendapatan lain-lain Rp 147.51 miliar.

Total realisasi jumlah kredit sampai bulan Juni tahun 2017 tercatat sebesar Rp 72,3 triliun. Porsi terbesar 65% atau Rp 47,5 triliun diperoleh dari penjaminan Non KUR dan sisanya Rp24,8 triliun merupakan penjaminan KUR.

Advertisement

Sejak beroperasi pada 1970 hingga saat ini Perum Jamkrindo telah banyak memberikan kontribusi nyata untuk memajukan UMKMK di Indonesia. Di usianya yang ke-47, Perum Jamkrindo terus tumbuh menjadi lokomotif industri penjaminan di Indonesia.  Tema yang diusung tahun ini adalah  “Penjaminan UMKM Menuju Indonesia Gemilang”.

“Perusahaan terus berkomitmen memperluas pasar penjaminan dengan membuka kerjasama baru kepada perbankan maupun non perbankan serta melakukan kajian-kajian strategis menciptakan produk penjaminan sesuai dengan yang ditawarkan oleh perbankan/non bank,” kata Diding.

Advertisement