Upaya Pemerintah Perkuat Kinerja Holding BUMN Pangan Buahkan Hasil, ID FOOD Optimis Raih Kinerja Konsolidasi Positif di Tahun 2023

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 12 Januari 2024 - 05:44 WIB

Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/ID FOOD Frans Marganda Tambunan dalam keterangannya, Kamis, (11/01/2023)
Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/ID FOOD Frans Marganda Tambunan dalam keterangannya, Kamis, (11/01/2023)

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Holding BUMN Pangan ID FOOD mendukung upaya Kementerian BUMN dalam melakukan perbaikan dan penguatan kinerja keuangan anggota Holding. Langkah tersebut sebagai bagian dari penguatan Holding Pangan yang dinilai memiliki peran strategis dalam ekosistem pangan nasional.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/ID FOOD Frans Marganda Tambunan dalam keterangannya, Kamis, (11/01/2023), di Jakarta. Menurutnya, pembenahan yang dilakukan telah memberikan dampak positif. Hal tersebut dilihat dari capaian positif kinerja keuangan konsolidasi ID FOOD sampai dengan November 2023 lalu.

“Sejak pembentukan ID FOOD dua tahun lalu, Kementerian BUMN terus mendukung dan mengawal proses perbaikan dan transformasi di tubuh Holding Pangan. Sampai hari ini kita bisa melihat progresnya. Pada awal pembentukan holding pangan perseroan mencatatkan rugi konsolidasi Rp 823 miliar pada tahun 2021, membaik menjadi rugi Rp 298 miliar pada 2022, dan di tahun 2023 sampai dengan November ID FOOD berhasil membukukan laba bersih Rp 65 miliar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Frans menjelaskan, laba bersih Rp 65 miliar sampai dengan bulan November tersebut naik 129% di atas capaian tahun 2022. Di periode yang sama tahun lalu (November 2022) perseroan mengalami rugi bersih Rp 223 miliar.

“Perbaikan kinerja disebabkan sejumlah faktor, seperti adanya pertumbuhan pendapatan dan laba kotor, di mana laba kotor tercapai Rp 1.836 miliar atau naik 16% di atas tahun lalu sebesar Rp 1.586 miliar. Capaian tersebut disebabkan perbaikan laba kotor di Industri gula, pertanian dan garam,” tandasnya.

Frans mengakui, peningkatan laba kotor pada tahun ini menjadi salah satu faktor kunci dari kinerja positif perusahaan. “Ini sejalan dengan transformasi EBITDA yang saat ini sedang dijalankan ID FOOD Group. Melalui transformasi EBITDA, performa perusahaan terus tumbuh dengan kenaikan signifikan EBITDA dan operating profit,” tuturnya.

Faktor lainnya, ia menambahkan, juga tidak bisa dilepaskan dari kinerja anak perusahaan yang mengalami perbaikan. Komoditas yang mencapai target Rencana Kerja Anggaran perusahaan (RKAP) adalah gula, garam dan perikanan. Sementara komoditas yang mengalami pertumbuhan di atas tahun lalu adalah tanaman pangan, perikanan, distribusi perdagangan, dan industri lain-lain. Sedangkan perusahaan yang berhasil mencatatkan laba sampai dengan November 2023 terdapat 8 anak perusahaan.

Selain perbaikan kinerja operasional, Frans juga menjelaskan perbaikan kinerja juga ditopang adanya perbaikan kinerja keuangan. Sepanjang tahun 2023 perseroan telah menyelesaikan restrukturisasi keuangan di anak perusahaan seperti PT Perkebunan Mitra Ogan. Saat ini juga sedang menyelesaikan restrukturisasi keuangan PT Sang Hyang Seri dan PT Perikanan Indonesia.

Dengan perbaikan kinerja operasi, kinerja keuangan dan perbaikan bisnis proses, Kedepannya, Frans memastikan seluruh entitas Holding BUMN Pangan yang terdiri dari 16 anak perusahaan akan terus mendukung upaya Kementerian BUMN untuk melakukan transformasi model bisnis sehingga ID FOOD menjadi holding yang efektif baik dari sisi keuangan dan operasional.

“Kami yakin di tahun 2024 kinerja ID FOOD akan terus lebih baik, ditambah posisi Holding Pangan yang semakin strategis dalam landscape ekosistem pangan nasional. Dibuktikan dengan kepercayaan pemerintah kepada ID FOOD untuk menjalankan penugasan terkait ketahanan pangan seperti penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk 9 komoditas pangan strategis,” ungkapnya.

Adapun untuk menjaga stok CPP, ID FOOD bersama BULOG dipercaya pemerintah mendapatkan pinjaman murah Rp 28,7 triliun. Selain itu, perbaikan struktur keuangan berdampak pada penurunan Debt to Equity Ratio (DER) sebesar 23%, sehingga menjadikan postur keuangan perusahaan menjadi lebih sehat.

“Dengan perbaikan yang telah dijalankan, saya mengajak para stakeholder pangan baik itu Kementerian/Lembaga, BUMN, pelaku usaha perbankan dan pangan, asosiasi, akademisi, serta media untuk berkolaborasi bersama ID FOOD mengembangkan usaha dan ekosistem pangan. Tahun 2024 akan menjadi tahun yang penuh optimisme bagi kami dengan berbagai target yang sudah dicanangkan,” pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Donny Alamsyah Surprise Disambangi Tim LAKONE di Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta

Minggu, 14 April 2024 - 09:36 WIB

Donny Alamsyah Surprise Disambangi Tim LAKONE di Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta

Laporan Aktor Aktris On Location Atau LAKONE yang dipandu wartawan kawakan Sutrisno Buyil terus Melaju dengan mewawancarai bintang beken yang saat ini sibuk berkarier di industri hiburan. Pada…

Sambut Idul Fitri, MR.DIY Bagikan Inspirasi Pengalaman Mudik Nyaman dan Sehat #LebaranJadiMudah

Minggu, 14 April 2024 - 09:23 WIB

Sambut Idul Fitri, MR.DIY Bagikan Inspirasi Pengalaman Mudik Nyaman dan Sehat #LebaranJadiMudah

Setelah berpuasa 30 hari, saatnya merayakan kemenangan di Hari Raya Idul Fitri. Lebaran memang selalu menjadi momen yang dinantikan oleh umat muslim dan saat tepat untuk berkumpul bersama keluarga.…

Jalan Pansela Jawa Sebagai Jalur Wisata dan Alternatif Mudik Lebaran 2024

Minggu, 14 April 2024 - 06:54 WIB

Jalan Pansela Jawa Sebagai Jalur Wisata dan Alternatif Mudik Lebaran 2024

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pembangunan Jalan Pantai Selatan (Pansela) Jawa yang ditargetkan tersambung dari Banten hingga Jawa Timur (Jatim). Jalan…

Babinsa Koramil 1710-05/Jila Bersama Satgas Yonif 116 Laksanakan Pendampingan Pelayanan Kesehatan

Minggu, 14 April 2024 - 06:42 WIB

Babinsa Koramil 1710-05/Jila Bersama Satgas Yonif 116 Laksanakan Pendampingan Pelayanan Kesehatan

Para Bintara pembina desa dari jajaran Kodim 1710/Mimika di tingkat Koramil kian intens melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat di wilayah tugasnya. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa…

Panglima TNI Sambut Kedatangan Hercules TNI AU C-130 J Selesai Misi Palestina

Minggu, 14 April 2024 - 06:33 WIB

Panglima TNI Sambut Kedatangan Hercules TNI AU C-130 J Selesai Misi Palestina

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyambut kedatangan Hercules TNI AU C-130 J (A-1340) yang telah sukses membawa misi negara untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Gaza,…