INDUSTRY.co.id - Jakarta - Selama 1,5 tahun sejak berdiri menjadi entitas terpisah, Prudential Syariah hadir untuk memberikan solusi perlindungan di setiap tahapan kehidupan keluarga Indonesia melalui prinsip “Syariah untuk Semua”.

Paul S. Kartono, Chief Financial Officer Prudential Syariah mengucapkan rasa syukurnya atas kepercayaan masyarakat Indonesia kepada Prudential Syariah dalam menyediakan pilihan proteksi yang komprehensif, sekaligus meraih keberkahan dalam hidup dengan nilai-nilai Syariah. 

"Kami berterima kasih atas kepercayaan para peserta, mitra, dan pemangku kepentingan terkait yang telah bergerak bersama dan mendukung Prudential Syariah sebagai perusahaan asuransi jiwa Syariah terkemuka maupun berkomitmen melayani keluarga Indonesia,” kata Paul.

Dalam asuransi jiwa Syariah, peserta memiliki Dana Tabarru yang merupakan dana peserta yang dimiliki secara bersama-sama. Jika ada salah satu peserta yang mengalami risiko tertentu, maka dana Tabbaru ini akan diberikan dalam bentuk santunan kepada peserta yang diasuransikan. 

Oleh sebab itu, peserta Prudential Syariah bukan hanya mendapatkan ketenangan dalam menghadapi risiko kehidupan, tetapi juga bisa saling membantu sesama anggota lainnya serta meraih keberkahan dalam hidup dengan prinsip-prinsip Syariah.

Sebagai wujud komitmen Prudential Syariah untuk menjadi mitra yang amanah bagi para peserta, Prudential Syariah telah menyalurkan klaim sebesar Rp 1,6 triliun hingga akhir kuartal ketiga 2023 dan sebanyak 79 ribu peserta telah terbantu dengan klaim tersebut. 

Prudential Syariah berhasil mempertahankan hasil kinerja keuangan yang tetap tangguh pada kuartal ketiga 2023 yang tercermin dari Tingkat Solvabilitas (Risk Based Capital) Dana Perusahaan sebesar 3.866% dan Tingkat Solvabilitas (Risk Based Capital) Dana Tabarru' sebesar 193%, lebih besar dari ketentuan minimal target internal yang ditetapkan oleh regulator.

Prudential Syariah telah mendapatkan izin usaha di bidang asuransi jiwa dengan prinsip syariah dari OJK per tanggal 11 Maret 2022. Prudential Syariah menjadi pionir dalam melakukan spin-off, didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mitra bisnis, peserta dan berbagai pemangku kepentingan.

Tak hanya menawarkan produk dan layanan, Prudential Syariah juga memiliki komitmen untuk mempercepat literasi keuangan Syariah Indonesia dengan meluncurkan Sharia Knowledge Center (SKC) pada September 2022. 

Selain SKC, Prudential Syariah juga melakukan kolaborasi strategis dengan dengan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) dalam memprakarsai Cetak Biru Asuransi Jiwa Syariah untuk dapat dimanfaatkan dan menginspirasi para pelaku industri asuransi jiwa Syariah dalam memasyarakatkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi Syariah di Indonesia.

Ke depannya, Prudential Syariah akan senantiasa berinovasi serta berkolaborasi dengan berbagai pihak dan mendorong digitalisasi untuk terus mendukung keluarga Indonesia di setiap jenjang kehidupan.