INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendatangi lokasi penggerebekan tempat penyimpanan shabu di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu malam (26/7/2017)

Advertisement

Sri Mulyani datang ke lokasi sekitar pukul 22.40 WIB dan langsung melihat barang bukti sabu-sabu sekitar 300 kilogram.

Barang bukti sabu-sabu tersebut disimpan dalam delapan unit mesin pemoles. Di lokasi kejadian ada masih dua tersangka warga negara Indonesia yang diamankan berinisial S dan AD.

Advertisement

Sedangkan seorang warga negara Taiwan berinisial, KHH tewas ditembak aparat karena melakukan perlawanan.

"Saya tentu menghargai seluruh jajaran dalam melakukan analisis yang detail," kata Sri Mulyani ujarnya kepada awak media. Rabu (26/7/2017)

Advertisement

Analisis yang dilakukan Bea dan Cukai sudah lama baik yang melalui jalur laut di perbatasan maupun bandara, katanya.

"Sabu-sabu ini dimasukkan dalam delapan unit shoe polishing machine. Dan dimasukkan dalam satu unit truk engkel box," kata Sri Mulyani.

Advertisement

Sabu-sabu seberat 300 kilogram yang dimasukan ke delapan mesin pemoles, berhasil disita oleh aparat gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri, serta Bea dan Cukai.

Satu orang pelaku, warga negara Taiwan berinisial KHH tewas ditembak aparat, sedangkan dua orang lainya adalah warga negara Indonesia.

Menurut keterangan RW 018, Pluit, Penjaringan, Pius Ariyanto, rumah yang digunakan para pelaku adalah rumah kosong sudah enam bulan.

"Saya baru diberitahu seminggu yang lalu bahwa rumah itu sudah ada yang menggunakan," kata Pius.

Selain itu, para pelaku juga tidak melapor kepada Pius, seperti kebiasaan penghuni baru.

Sementara itu di lokasi kejadian terlihat pula Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari dan Kabareskrim Polri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto.