INDUSTRY.co.id - Jakarta - Universitas Prasetiya Mulya mengajak para lulusannya untuk memasuki babak baru era kolaborasi manusia dengan mesin kecerdasan buatan (AI) dan memanfaatkannya sebagai mitra dalam meraih masa depan gemilang. 

Hal itu disampaikan di acara wisuda Universitas Prasetiya Mulia bertema “Into the Age of Human-Machine Companionship” yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD (7/12/2023).

Menurut Noviyanto., S.T., MMSI. selaku Kepala Bagian Umum Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, para lulusan harus memiliki keunggulan komparatif agar mampu bersaing di kancah nasional dan internasional. Kemampuan harus dikembangkan tidak hanya dalam bidang akademis namun juga pengembangan kemampuan sosial dan soft skills. 

"Mari kita terus tingkatkan kualitas diri, untuk menghadapi tantangan dan peluang dimasa yang akan datang karena rekan sekalian adalah generasi yang dapat menentukan masa depan bangsa dengan cara yang kreatif dan inovatif,” ungkap Noviyanto

Prof. Stella Christie dari Tsinghua University yang juga merupakan ahli psikologi kognitif kelas dunia berkesempatan menyampaikan pidato ilmiahnya menjelaskan bahwa di era gempuran manusia versus kecerdasan buatan (AI) dengan revolusi yang dihadirkan.

Ketakutan menruut Prof. Stella, adalah hal yang perlu kita rasakan. Ketakutan disini bukan berarti hal yang tidak baik, justru ketakutan ini menyadarkan akan ada persaingan. 

“Ketakutan itu harus disertai kesadaran, bahwa walaupun sangat membantu ternyata kecerdasan buatan (AI) tidak sepintar yang kita pikirkan. Oleh karena itu, kita harus memiliki pedoman yang dapat membuat kita bersaing sukses melalui kemampuan yang tidak dimiliki oleh AI," kata Prof. Stella.

Pada wisuda tahun ini, Universitas Prasetiya Mulya dengan bangga melepas 1.281 lulusan terbaiknya yang berasal dari beberapa program studi seperti School of STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics), School of Law and International Studies, dan School of Business and Economics. 

Masih sama dengan tahun sebelumnya, selain predikat Cum Laude, Prasetiya Mulya juga memiliki penghargaan bagi para wisudawan. Seperti kategori Best Academic in Program, Best of the Best Achievement, Best Academic Achievement in undergraduate program, Best of LEAMICA, Best Contributor in Community Development, STEM Graduate Award, dan Best Women in STEM Graduate. 

Penghargaan-penghargaan dari berbagai perusahaan pun diperoleh oleh mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya yang menunjukkan kompetensi mereka seperti yang diberikan oleh Dexa, Pharos, MSIG, Medco dan CAR. 

Selain itu, berbagai prestasi pun berhasil diraih oleh mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya sepanjang tahun 2023, antara lain memenangkan 42 kompetisi nasional dan 8 kompetisi internasional.

"Jadilah duta-duta perubahan gaya hidup, jadilah duta-duta pembebasan diri dari belenggu naluri infernal. Selamat jalan dan sukses gemilang menanti untuk alumni Universitas Prasetiya Mulya yang saya cintai,” kata Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Prof. Dr. Djisman S. Simandjuntak.