Jasa Marga Catat Peningkatan Kinerja Positif Hingga Kuartal III Tahun 2023

Oleh : Hariyanto | Selasa, 05 Desember 2023 - 13:30 WIB

Jasa Marga
Jasa Marga

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Hingga Kuartal III 2023, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (Perseroan) masih memegang posisi market leader di industri jalan tol Indonesia dengan total panjang jalan tol Jasa Marga Group yang telah beroperasi sepanjang 1.260 KM yang merepresentasikan 47% panjang jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia.

Sementara itu, total konsesi jalan tol yang dimiliki oleh Perseroan di periode yang sama adalah sepanjang 1.736 KM di seluruh Indonesia. Jumlah konsesi ini termasuk penambahan konsesi terbaru yang diperoleh Perseroan yaitu Jalan Tol Akses Patimban sepanjang 37,05 KM yang dikelola oleh PT Jasamarga Akses Patimban (JAP).

Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga Nixon Sitorus menjelaskan, Jasa Marga selaku Perusahaan BUMN pengelola jalan tol pertama dan terbesar di Indonesia saat ini memiliki 36 konsesi jalan tol, yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali. Pengelolaan konsesi jalan tol ini dilakukan oleh Induk Perusahaan untuk 9 ruas jalan tol, Sub Holding sebanyak 13 ruas jalan tol dan Anak Perusahaan sebanyak 14 ruas jalan tol.

“Selain itu, Jasa Marga juga memiliki 3 Anak Perusahaan Service Provider yang berfokus pada bisnis pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol yaitu PT Jasamarga Tollroad Operator, PT Jasamarga Tollroad Maintenance dan PT Jalantol Lingkarluar Jakarta serta 1 Anak Perusahaan di bisnis prospektif yaitu PT Jasamarga Related Business,” ujar Nixon di Jakarta, Selasa (5/12/2023). 

Nixon mengungkapkan, Jasa Marga berhasil mempertahankan kinerja positif hingga Kuartal III Tahun 2023 yang sejalan dengan peningkatan volume lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group. Peningkatan kinerja positif Perseroan tercermin dari pencapaian Pendapatan Usaha sebesar Rp11 Triliun atau tumbuh 7,7% yang merupakan kontribusi dari kinerja Pendapatan Tol sebesar Rp9,8 Triliun yang meningkat 5,1% dari Kuartal III Tahun 2022, serta kontribusi kinerja Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp1,2 Triliun atau naik 34,8% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Realisasi EBITDA Perseroan juga meningkat, yaitu mencapai Rp6,8 Triliun, meningkat 5,7% dari Kuartal III Tahun 2022 dengan realisasi EBITDA Margin mencapai level 62,1% di tengah pengoperasian ruas-ruas jalan tol baru dan peningkatan mobilisasi masyarakat yang menjadi katalis positif atas kenaikan volume lalu lintas Perseroan,” tambahnya.

Selain itu, Perseroan mencatat total aset Perseroan sebesar Rp124,9 Triliun dan membukukan Laba Bersih sebesar Rp5,97 Triliun hingga Kuartal III Tahun 2023, dimana sebesar Rp4,1 Trilliun dari Laba Bersih merupakan dampak dari pemenuhan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 22 tentang Kombinasi Bisnis sehubungan konsolidasi kembali PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), dan PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) melalui akuisisi saham PT Lintas Marga Jawa (LMJ) oleh PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) di bulan Juli 2023.

Nixon menjelaskan, pada tanggal 27 Juli 2023, PT JTT melakukan pembelian kembali (buyback) unit penyertaan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) Mandiri Infrastruktur Ekuitas Transjawa (MIET) pada PT JSB, PT JSN dan PT JNK. Selain RDPT MIET, pada Oktober 2022 lalu, Jasa Marga telah melakukan divestasi Jalan Layang MBZ yang dikelola oleh PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC). Kedua aksi korporasi tersebut mempengaruhi kinerja Perseroan secara year-over-year (YoY).

“Walaupun demikian, tanpa memperhitungkan dua aksi korporasi dimaksud, Jasa Marga masih berhasil meningkatkan pendapatan usaha dan EBITDA hingga Kuartal III Tahun 2023 yaitu Pendapatan Usaha sebesar Rp10,57 Triliun meningkat 10,6% dari Kuartal III tahun 2022 sebesar Rp9,57 Triliun dengan realisasi EBITDA Perseroan mencapai Rp6,46 Triliun meningkat 8,9% dibandingkan Kuartal III tahun 2022 sebesar Rp5,93 Triliun,” imbuh Nixon.

Sementara itu untuk core profit Perseroan hingga Kuartal III Tahun 2023 adalah sebesar Rp1,86 Triliun, meningkat sebesar 84,9% dibandingkan dengan tahun lalu. “Dapat dilihat, Perseroan juga dapat mempertahankan rasio keuangan lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu,” ungkapnya.

Dalam mengelola proyek jalan tol baru yang ditargetkan selesai secara bertahap pada periode 2022-2025, Jasa Marga berkomitmen untuk mencapai target yang sudah ditetapkan dengan seoptimal mungkin, tetap mengendalikan aktivitas konstruksi jalan tol secara bertahap. 

Saat ini, Perseroan memiliki beberapa proyek yang tengah berjalan yaitu, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Jalan Tol Akses Patimban, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo, dan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi.

Sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan maksimal bagi pengguna jalan, hingga menghadirkan pengalaman berkendara yang baik, Jasa Marga berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal salah satunya dengan pengembangan inovasi berbasis teknologi untuk operasional dan pemeliharaan jalan tol di antaranya pengembangan Intelligent Transport System (ITS) yang berfungsi mengelola pelayanan lalu lintas jalan tol sekaligus menjadi sumber pusat informasi lalu lintas yang terintegrasi terus ditingkatkan melalui super-app Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) yang dioperasikan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC).

Jasa Marga juga kembali melanjutkan komitmennya dalam mewujudkan pengusahaan jalan tol yang andal, aman dan nyaman, berwawasan lingkungan serta berkelanjutan. Di antaranya dicapai melalui predikat gold Green Toll Road Indonesia untuk tiga jalan tol yang dikelolanya yaitu Jalan Tol Gempol-Pandaan, Jalan Tol Pandaan-Malang dan Jalan Tol Bali Mandara.

“Kami juga melaksanakan asesmen standard internasional untuk Jalan Tol Berkeselamatan dengan International Road Assessment Program (iRAP) dengan hasil Bintang 3 untuk Jalan Tol Jagorawi, Cipularang dan Sedyatmo. Sebagai upaya mendukung penerapan green energy dan green environment diwujudkan dalam dukungan terhadap Presidensi G20 dengan penataan lansekap, penanaman mangrove serta pembangunan PLTS di Jalan Tol Bali Mandara serta penanaman pohon di wilayah jalan tol Jasa Marga Group,” tutup Nixon

Upaya mewujudkan jalan tol berkelanjutan juga dilaksanakan melalui implementasi program TJSL yang sesuai dengan strategi bisnis Perseroan yang berbasis sustainable corporation. Program inisiatif dan CSV Jasa Marga fokus dalam 3 bidang diantaranya UMKM, Pendidikan dan Lingkungan. 

Dalam pelaksanaannya program TJSL Jasa Marga Group menerapkan prinsip Creating Shared Value (CSV) menggabungkan antara pemenuhan social needs dan business opportunities dengan kompetensi Perseroan, sehingga tercipta kolaborasi dan sinergi yang berkelanjutan serta lingkungan sosial mendapatkan manfaat dari Perseroan dan Perseroan juga mendapatkan manfaat kembali dari program yang dilaksanakan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Garuda indonesia

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:26 WIB

Maskapai GIA Group Menang Ditingkat Banding Atas Gugatan Greyflag Entities

Langkah perbaikan kinerja usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melalui payung hukum restrukturisasi terus diperkuat pasca Pengadilan Tingkat Banding Paris menolak permohonan banding yang…

IT Active Watch Curve WR01

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:13 WIB

IT Perkenalkan Produk Smartwatch Bidik Penggemar Gaya Hidup Aktif

Erajaya Active Lifestyle (ERAL) melalui private label IT (Immersive Tech) memperkenalkan IT Active Watch Curve WR01, produk perdana dari kategori smartwatch.

Ilustrasi Bitcoin

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:20 WIB

Harga Bitcoin Mencapai $64.000 untuk Pertama Kalinya Sejak November 2021

Harga bitcoin (BTC) mencapai $64.000 pada hari Rabu (28/2/2024), untuk  pertama kalinya BTC berada level tersebut sejak puncak pasar bullish terakhir pada November 2021.

Penandatanganan kerja sama PT Pertamina Lubricants dengan PT Patra Logistik (PTPL) dan PT Elnusa Petrofin (EPN)

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:15 WIB

PTPL Perkuat Sinergi ONE PERTAMINA Lewat Pengelolaan Gudang Pelumas di Sumbagut & Sulampua

PT Pertamina Lubricants (PTPL) memperkuat sinergi ONE PERTAMINA melalui kerja sama dengan PT Patra Logistik (PTPL) dan PT Elnusa Petrofin (EPN) dalam pengelolaan gudang pelumas di wilayah Sumatera…

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar, bertransaksi di merchant Erajaya

Kamis, 29 Februari 2024 - 09:53 WIB

Bank Mandiri Tawarkan Benefit Eksklusif di Erajaya Digital Complex PIK

Bank Mandiri terus berupaya mengakselerasi laju pertumbuhan ekonomi nasional melalui insentif yang dapat mengerek konsumsi rumah tangga. Terbaru, bank berlogo pita emas ini menggelar program…