Top! Laris Diserap Industri TPT, Kemenperin Pasok 309 Tenaga Kerja Kompeten

Oleh : Candra Mata | Minggu, 26 November 2023 - 19:59 WIB

Industri TPT Nasional
Industri TPT Nasional

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kementerian Perindustrian menyadari pentingnya peran sumber daya manusia (SDM) dalam mewujudkan industri yang tangguh dan berdaya saing global, tak terkecuali pada kelompok industri yang bersifat padat karya. Sebagai contoh, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) yang juga termasuk padat karya, membutuhkan tenaga kerja kompeten dalam jumlah besar.

Kemenperin mencatat, hingga saat ini jumlah tenaga kerja sektor industri TPT mencapai 3,9 juta orang atau hampir 20% dari total tenaga kerja di sektor industri manufaktur nasional. Artinya, produktivitas dan keterampilan dari tenaga kerjanya akan mempengaruhi kinerja industri TPT.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Masrokhan menyampaikan bahwa pembangunan SDM industri kompeten menjadi salah satu program prioritas Kemenperin, yang dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan vokasi.

”Salah satunya melalui peran Politeknik STTT Bandung, pendidikan tinggi vokasi di bidang tekstil dan produk tekstil, yang mampu menghasilkan lulusan jenjang Sarjana Terapan dan Magister Terapan,” ujar Masrokhan pada Wisuda Politeknik STTT Bandung tahun 2023, Sabtu (25/11).

Menurutnya, penyelenggaraan pendidikan vokasi bertujuan sepenuhnya untuk memastikan ketersediaan SDM kompeten yang sesuai dengan kebutuhan industri. ”Oleh sebab itu, link and match antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha industri menjadi suatu keharusan, mulai dari perencanaan pembelajaran hingga penempatan kerja lulusan,” jelasnya.

Pada tahun 2023, Politeknik STTT Bandung melahirkan 309 lulusan terdiri dari Program Studi Magister Terapan RTA sebanyak 7 orang, Program Studi Teknik Tekstil sebanyak 91 orang, Program Studi Kimia Tekstil sebanyak 86 orang, Program Studi Produksi Garmen sebanyak 56 orang, Program Studi Produksi Garmen Konsentrasi Fashion Design sebanyak 38 orang dan Program Pendidikan 1 tahun Kerjasama Industri sebanyak 30 orang.

Politeknik STTT Bandung sebagai politeknik dengan spesialisasi di bidang tekstil memiliki potensi utama mengasilkan SDM industri bidang tekstil dalam jenjang sarjana terapan dan magister terapan. Di samping itu, kebutuhan akan SDM Industri di bidang tekstil dan garmen, belum sepenuhnya dapat terpenuhi oleh lulusan dari Politeknik STTT Bandung.

”Hal ini karena jumlah lulusan Politeknik STTT yang terbatas , sesuai dengan kapasitas mahasiswa setiap tahun nya, padahal kebutuhan lulusan sebesar 500 orang,” kata Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI), Emmy Suryandari

Emmy optimistis, para lulusan Politeknik STTT Bandung umumnya mampu mengisi jabatan penting di industri tekstil sebagai supervisor di industri tekstil. ”Ke depan, kami mengharapkan Politeknik STTT Bandung dapat meningkatkan kapasitas siswa sehingga dapat memenuhi kebutuhan industri,” imbuhnya.

Adapun jumlah lulusan tepat waktu Politeknik STTT Bandung rata-rata untuk semua strata adalah 91,78% dengan implementasi sistem pendidikan dual system pada Program Sarjana terapan dan Program Pendidikan 1 tahun Kerjasama Industri, serta 100% lulusan dengan waktu tunggu lulusan kurang dari 7 bulan, yang artinya target dari TAPKIN 2022 untuk penyerapan lulusan tercapai.

”Dengan semangat yang tinggi, pada tahun ini, sebanyak 137 lulusan atau sebanyak 44,50% lulusan mendapakan predikat dengan pujian yang terdiri dari 2 lulusan dari prodi Magister Terapan RTA, 48 lulusan dari Prodi Teknik Tekstil, 42 lulusan dari Prodi Kimia Tekstil, 21 lulusan dari Prodi Produksi Garmen, dan 24 lulusan dari Prodi Produksi Garmen Konsentrasi Fashion Design,” ucap Direktur Politeknik STTT Bandung, Tina Martina.

Politeknik STTT Bandung telah banyak menjalin kerja sama dengan industri melalui keterserapan lulusannya, dan pada acara Wisuda Politeknik STTT Bandung Tahun 2023 diberikan pula penghargaan kepada mitra industri sebagai apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pegawai Jtrust Bank

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:23 WIB

Tahun 2024, J Trust Bank Optimis Penyaluran Kredit dan Dana Pihak Ketiga Lanjut Positif

PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) mencatat pertumbuhan positif untuk kredit dan dana pihak ketiga (DPK) per Januari 2024.

Danamon Sasar Peningkatan Bisnis Konsumer Melalui Partisipasi di IIMS 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:36 WIB

Danamon Sasar Peningkatan Bisnis Konsumer Melalui Partisipasi di IIMS 2024

Tahun ini merupakan tahun ketiga PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”) dan MUFG Bank Ltd. (MUFG) kembali menjadi official bank partner, dan PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (“Adira…

ALFI Siap laksanakan Amanah Wapres RI Kaji Skema Integrasi Logistik Nasional

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:29 WIB

ALFI Siap laksanakan Amanah Wapres RI Kaji Skema Integrasi Logistik Nasional

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin meminta Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) periode 2023-2028 untuk mengkaji skema logistik nasional demi memastikan terwujudnya sistem yang terintegrasi…

PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO)

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:22 WIB

Ekspansi Digital SILO untuk Layani Pasien

PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO), anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) di sektor layanan kesehatan, berkomitmen melanjutkan investasi pada saluran digital yang mumpuni untuk…

Presiden Jokowi hadiri Pertemuan Industri Jasa Keuangan 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:32 WIB

Hadiri Pertemuan IJK 2024, Presiden Jokowi Sampaikan Optimistisme Ekonomi Indonesia di Tahun 2024

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menghadiri Pertemuan Industri Jasa Keuangan 2024 di Ballroom The St. Regis, Jakarta, Selasa (20/2/2024). Pada…