Kolaps, Pabrik Smelter Nikel PT Indoferro PHK Massal

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 24 Juli 2017 - 06:55 WIB

Nampak Karyawan yang di-PHK PT Indofero berkumpul didepan gerbang masuk karena pintu gerbang yang ditutup. / dok PT Indoferro
Nampak Karyawan yang di-PHK PT Indofero berkumpul didepan gerbang masuk karena pintu gerbang yang ditutup. / dok PT Indoferro

INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Indoferro resmi tidak beroperasi sejak 20 Juli 2017. Akibatnya, industri smelter nickel pig iron tersebut mulai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran kepada buruh. Pengumuman PHK massal itu seperti surat yang beredar dengan No. A/17/VISI/IF-DIR/001 yang ditandatangani David Cornelius, selaku Direktur.

Dalam surat pengumuman yang tersebar di media sosial, tertulis bahwa keputusan PHK setelah menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Pengurus Serikat Kerja dan perwakilan karyawan pada 19 Juli 2017, bahwa perusahaan mulai tutup dan tidak ada lagi aktivitas kerja sejak tanggal 20 Juli 2017.

Dituliskan juga bagi karyawan yang menerima keputusan PHK tersebut, akan diberikan hak-haknya oleh perusahaan sesuai aturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Perusahaan sendiri memberikan ketentuan agar karyawan mendaftarkan diri melalui kuasa yang ditunjuk perusahaan pada tanggal 21 sampai dengan 31 Juli 2017.

Kuasa perusahaan yang mengurus PHK tersebut, yakni atas nama: Sepri Ardi Tanjung, dengan alamat Ruko Paramount Glaze Blok C No.5, Gading Serpong Banten 15810.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi langsung dari manajemen PT Indoferro.

Sementara para karyawan mengaku menolak dan mempertanyakan kebijakan PHK tersebut, karena kondisi perusahaan yang diklaim tengah kolaps itu, sebelumnya tidak pernah diinformasikan kepada karyawan.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto:Ridwan)

Sabtu, 20 April 2019 - 12:05 WIB

Usai Pemilu, Menperin Optimis Investasi Industri Kian Agresif

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengaku optimistis akan terjadi peningkatan investasi dan ekspansi di sekkor industri manufaktur seusai penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun…

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 11:17 WIB

Koku Raih Pendanaan Pra-Seri A Sebesar US$2 Juta Dari Co-Founder Tencent

Pendanaan Pra-Seri A ini dipimpin oleh Jason Zeng, Co-founder Tencent Holdings dan pendiri perusahaan angel investment asal China, Decent Capital.

Perkebunan kelapa

Sabtu, 20 April 2019 - 11:05 WIB

Kemenperin Pastikan Bisnis Industri Olahan Kelapa di Indonesia Masih Sangat Prospektif

Bisnis industri pengolahan kelapa di Indonesia masih prospektif dan terus berkembang di beberapa wilayah seperti Riau, Sulawesi Utara, Gorontalo, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan…

Oppo F11 Pro (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 10:59 WIB

Masa Pre-order Selesai, Smartphone Oppo F11 Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

Perangkat Oppo F11 menjadi favorit karena kemampuan kamera belakangnya untuk mengambil foto portrait memukau dalam gelap, memori besar, pengisian daya cepat, serta harganya yang cukup terjangkau,…

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI

Sabtu, 20 April 2019 - 10:32 WIB

Peringati Harkonas, YLKI Minta Pemerintah Serius Lindungi Konsumen

Setiap 20 April, diperingati sebagai Hari Konsumen Nasional, atau Harkonas yang tak bisa dilepaskan dari UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Pasalnya Harkonas mengacu pada…