Gelar Seminar Healthcare 4.0, PEC Ajak Stakholder Kesehatan Kembangkan Jababeka Medical City

Oleh : Ridwan | Jumat, 29 September 2023 - 13:10 WIB

Seminar Healthcare 4.0 and 2024 Outlook yang digelar President Executive Club
Seminar Healthcare 4.0 and 2024 Outlook yang digelar President Executive Club

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pesatnya perkembangan teknologi telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk di bidang kesehatan yang sudah memasuki era Healthcare 4.0. 

Healthcare 4.0 sendiri merupakan istilah yang merujuk pada transformasi dari semua hal di sektor kesehatan ke sistem yang mengadopsi teknologi, seperti Internet of Things (IoT), analisis big data, Artificial Intelligence (AI), dan cloud computing.

Pengaplikasian Healthcare 4.0 pada fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) atau rumah sakit dinilai bisa menjadi solusi peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. 

Galatia Chandra, Chief Executive Officer PT. Aktivo Indonesia Sukses mengatakan, perusahaan yang menyediakan layanan hightech untuk penerapan healthcare 4.0,disrupsi di bidang kesehatan yang dipercepat dengan pandemi membuat digitalisasi dunia medis di Indonesia sudah tidak bisa dihindari, semisal menggunakan platform berbasis layanan atau alat canggih yang bisa mengdiagnosis medis. 

Karena, menurutnya, hal-hal tersebut bukan hanya bisa meningkatkan layanan kesehatan, tapi bisa menekan biaya operasional yang lebih besar.

Dalam acara yang digelar oleh President Executive Club (PEC) itu, Galatia Chandra menceritakan negara lain seperti China, Filipina, Thailand, sudah mulai melakukan digitalisasi, bahkan telah menerapkan medical tourism.  Lantas, bagaimana kondisi penerapan digitalisasi di fasyankes di Indonesia saat ini? 

"Sedang masa transisi. Saat ini pemerintah sudah melakukan electronic medical records atau rekam medik elektronik sudah dilakukan pemerintah untuk fasilitas kesehatan. Artinya fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit pemerintah maupun swasta, wajib menjalankannya. Tidak pakai kertas lagi. Masa transisi sesuai permenkes 2022 berakhir pada akhir tahun 2023 ini,"  kata Galatia Chandra dalam acara seminar bertema Healthcare 4.0 and 2024 Outlook,  di President Lounge, lantai dasar Menara Batavia, Rabu (27/9/2023)

Kemenkes juga telah mengeluarkan cetak biru strategi transformasi digital kesehatan. Ia meyakini akan banyak di 2024 fasyankes seperti rumah sakit melakukan transformasi digital, seperti  menggunakan teknologi AI. 

Dalam acara seminar diketahui bahwa belum banyak rumah sakit yang mengadopsi teknologi AI. Namun, rumah sakit besar di Indonesia seperti RS UI sudah mengadopsi teknologi, yaitu memakai aplikasi Telemedicine Berbasis AI yang membuat dokter RSUI bisa memonitoring kesehatan pasien dari jarak jauh.

Sementara itu, dr. Tarmizi Hakim, Sp.BTKV Mantan Direktur Rumah Sakit (RS) Harapan Kita menambahkan, penerapan digitaliasasi di Indonesia membutuhkan waktu. Karena, menurutnya, menerapkan teknologi AI pada fasyankes tidak semudah menghadirkan aplikasi saja, tapi perlu juga melatih sumber daya manusianya. 

Selain itu, Health Outlook 2024 ialah masih membahas topik sekitar tantangan mengenai pasien Indonesia yang masih banyak berobat ke luar negeri. 

Kabar baiknya, kata former President of Asian Thoraric and Cardiovascular Surgery of Asia ini, sudah ada proyek "medical tourism" dari pihak swasta, seperti Jababeka Medical City yang dikembangkan oleh PT Jababeka Tbk. 

Jababeka Medical City merupakan kawasan industri kesehatan dengan infrastruktur standar WHO seluas 72 hektar di Kawasan Jababeka- Cikarang. Tujuan dari hadirnya Jababeka Medical City, ialah, untuk menampung wisatawan asing berobat di Jababeka Medical City-Cikarang. 

Sejak tahun 2006 hingga 2023, rumah sakit di Kawasan Jababeka telah berdiri 20 rumah sakit yang melayani lebih dari 2000 perusahaan dari 34 negara dengan karyawan lebih dari satu juta orang. Terlebih, sudah ada Fakultas Kedokteran President University yang merupakan salah satu kelengkapan dari Jababeka Medical City. 

“Misi Jababeka Medical City, kami ingin ada health center yang di dalamnya poli-poli spesialisasi berada di dalam satu tempat, seperti yang banyak ditemui di luar negeri. Jadi pasien yang butuh pengobatan spesialis bisa langsung datang ke Medical City,” ungkap pria yang juga merupakan konsultan dan project director di proyek Jababeka Medical City ini.

“Saat ini, di Jababeka Medical City sudah ada ruko bagi para dokter spesialis buka praktek. Kami sendiri terbuka kerja sama apakah dokter atas nama mereka sendiri, mewakili rumah sakit, investor yang untuk berpraktek di sana,” tambah dokter Tarmizi, di depan puluhan tamu yang terdiri pebisnis rumah sakit, investor rumah sakit, kepala rumah sakit, perusahaan-perusahaan di industri farmasi, dan perusahaan-perusahaan alat kesehatan.

Meski begitu, untuk membuat masyarakat Indonesia berobat ke Jababeka Medical City tidak mudah. S.D Darmono Founder President Executive Club menerangkan bahwa dibutuhkan kerja sama antar pihak untuk mengembangkan, mulai dari para pengusaha, pemerintah dan akademisi. 

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa PEC siap menjadi wadah bagi berbagai berkolaborasi, termasuk untuk mengembangkan Medical City. Itu karena keunggulan merupakan klub yang anggotanya terdiri dari pebisnis ternama (bussines), pejabat (goverment), dan juga akademisi. 

Dikatakan Darmono, dengan anggota yang telah mencapai ratusan saat ini dan proyek kerja sama yang telah dilakukan, PEC bisa menjadi mitra strategis bagi para stake holder kesehatan.

"Jangan sampai untuk persoalan check up, masyarakat kita sampai ke luar negeri. Kita ingin ke Cikarang aja sudah cukup," kata SD Darmono. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

TPA Bantargebang

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:12 WIB

Peduli Lingkungan, Perusahaan Harus Mulai Menerapkan Sistem Zero Waste to Landfill

Tingkat kesadaran masyarakat Indonesia akan permasalahan sampah saat ini dinilai masih butuh perhatian. Hal ini terlihat dari data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) – Kementerian…

Musim Mas Berikan Dana Dukungan Sebesar 1 Miliar Rupiah untuk PON XXI

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:53 WIB

Musim Mas Berikan Dana Dukungan Sebesar 1 Miliar Rupiah untuk PON XXI Aceh-Sumut 2024

Musim Mas menunjukkan komitmennya untuk menyukseskan acara Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 dengan memberikan dana dukungan sebesar Rp 1 Miliar.

Karyawan di anak usaha Telkom

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:48 WIB

Catat Pertumbuhan Laba Bersih 30%, Infomedia Kembangkan Teknologi 3A untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), PT Infomedia Nusantara (Infomedia) berhasil membukukan laba bersih sebesar 217% atau tumbuh 30% di sepanjang tahun 2023. Selain itu, revenue…

Hery Gunardi, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:13 WIB

BSI Cairkan Dividen Tunai Rp855,56 Miliar 20 Juni 2024

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) akan melakukan pembayaran dividen tunai pada 20 Juni 2024 menyusul keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BSI yang menetapkan akan memberikan…

Talenta BRI

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:45 WIB

BRI Kembali Buka 3 Program Rekrutmen Pekerja

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan yang didukung oleh Human Capital yang unggul. Wujud komitmen ini salah satunya terlihat dari…