Buktikan Kinerja Unggul, Pertamina Hulu Energi Terapkan Strategi Sinergi Operasi

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 27 September 2023 - 15:59 WIB

Central Processing Plant Tomori
Central Processing Plant Tomori

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Produksi minyak dan gas bumi domestik PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina, mengalami peningkatan selama periode beberapa tahun terakhir. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir sejak tahun 2020 hingga tahun 2023 pertumbuhan produksi migas domestik mengalami peningkatan sebesar 1,45%.

Peningkatan tersebut dicapai melalui strategi antara lain optimasi produksi dalam pengelolaan wilayah kerja eksisting, yang dioperasikan sendiri (own operation) maupun dikerjasamakan dengan mitra (partnership), serta kegiatan akuisisi.

Hingga Agustus 2023, PHE mencatat total produksi YTD (year to date) sebesar 1,04 MMBOEPD (juta barel minyak ekuivalen per hari) yang merupakan gabungan dari 570 MBOPD (ribu barel minyak per hari) serta 2.760 MMSCFD (juta kaki kubik gas per hari). Hal ini dihasilkan dari penyelesaian pengeboran 502 sumur pengembangan, 511 work over (kerja ulang pindah lapisan), dan 21.764 well service well intervention (reparasi dan intervensi sumur).

Direktur Pengembangan dan Produksi PHE, Awang Lazuardi, mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut bukan hal yang mudah karena dalam industri hulu migas saat ini, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi. “Salah satunya adalah kondisi lapangan yang sudah mature di sebagian besar wilayah sehingga membutuhkan strategi untuk pengelolaannya. PHE menjalankan tiga strategi utama yaitu mengelola baseline produksi, meningkatkan production growth melalui rencana kerja dan merger & acquisition serta meningkatkan reserve & resource growth dengan selalu mengedepankan aspek Environment, Social, Governance (ESG),” terang Awang.

Lebih lanjut Awang menjelaskan bahwa salah satu strategi fundamental yang selama ini telah berjalan adalah kemitraan yang merupakan implementasi sinergi dengan berbagai macam mekanisme. Mekanisme kemitraan yang pertama adalah sharing Participating Interest (PI) di suatu wilayah kerja migas dengan mitra strategis dari sisi finansial dan teknologi. Salah satu penerapan mekanismenya adalah Wilayah Kerja Offshore Southeast Sumatera (OSES) dimana 10% PI dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta kepemilikan PI dengan mitra lainnya seperti pengelolaan Blok Cepu bersama Exxon Mobil Cepu Ltd. (EMCL), dan Ampolex Pte Ltd.

Mekanisme kedua adalah Kerja Sama Operasi (KSO), yang sekarang dikenal dengan New KSO. Sampai saat ini ada 25 KSO dimana sudah ada 3 KSO yang dikonversi menjadi New KSO sedangkan ada 14 KSO Eksiting yang sedang proses konversi menjadi New KSO. Kontribusi KSO pada produksi per Agustus 2023 adalah 2.422 BOPD (barel minyak per hari) dan 9,58 MMSCFD (juta kaki kubik gas per hari).

Mekanisme ketiga adalah Joint Operating Body (JOB). Saat ini terdapat dua JOB yang dikelola yaitu JOB Simenggaris serta JOB Medco-Tomori.

Selain itu terdapat mekanisme pengelolaan sumur tua dengan landasan Peraturan Menteri ESDM No 01 Tahun 2008 tentang Pedoman Pengusahaan Pertambangan Minyak Bumi pada Sumur Tua.

Mekanisme selanjutnya untuk Implementasi pengelolaan sumur idle adalah dengan konsep kemitraan (Kerjasama bisnis) akan mulai diterapkan di Pertamina EP dan Pertamina Hulu Rokan.  Sudah ada empat (4) HOA yang disepakati dengan beberapa potensi kemitraan lain masih dalam tahap diskusi.  Sementara itu untuk idle wells yang bisa dikerjakan sendiri, PHE sudah melakukan reaktivasi sumur idle ini sebanyak kurang lebih 800 – 900 sumur per tahun.

Strategi kemitraan mempunyai dampak positif berupa transfer teknologi, ilmu pengetahuan, serta pembagian risiko dengan mitra yang dapat memberikan dorongan untuk terus dapat berkembang untuk mengelola wilayah kerja hulu migas dengan menjunjung tinggi nilai keselamatan kerja. “Dengan menjalankan strategi kemitraan, diharapkan kita dapat selalu berkonsolidasi untuk meningkatkan produksi serta mendapatkan temuan sumber daya baru guna mendukung ketahanan energi nasional,” pungkas Awang.

PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip ESG, untuk mendukung target Pemerintah dalam mencapai produksi minyak  1 Juta BOPD dan produksi gas 12 BCFD pada tahun 2030. PHE telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (“UNGC”) sebagai partisipan/member sejak Juni 2022. PHE berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi dan operasionalnya, sebagai bagian penerapan aspek ESG. PHE akan terus mengembangkan pengelolaan operasi yang prudent dan excellent di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmental Friendly, Socially Responsible dan Good Governance.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian PUPR Rampungkan Perbaikan Sistem Jaringan Air Baku Pasigala di Palu Sulawesi Tengah

Kamis, 13 Juni 2024 - 09:45 WIB

Kementerian PUPR Rampungkan Perbaikan Sistem Jaringan Air Baku Pasigala di Palu Sulawesi Tengah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan rekonstruksi dan peningkatan Sistem Jaringan Air Baku Pasigala (Palu, Sigi dan Donggala) untuk mengembalikan fungsi…

Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP-BUMD) DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono (Kiri foto) dan Direktur Komersial dan Kelembagaan Bank DKI, Herry Djufraini melakukan kunjungan pada booth Bank DKI pada gelaran pembukaan Jakarta Fair 2024 di Jakarta (12/6).

Kamis, 13 Juni 2024 - 06:39 WIB

Akselerasi Layanan Digital Banking, Bank DKI Hadir di Jakarta Fair 2024

Jakarta – Bank DKI menjadikan ajang Jakarta Fair 2024 yang berlangsung pada 12 Juni – 14 Juli 2024 sebagai momentum untuk memperluas penggunaan layanan digital banking dalam mewujudkan penerapan…

Menteri PUPR Basuki Bahas Potensi Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Menteri Sumber Daya Air dan Energi Republik Tajikistan

Kamis, 13 Juni 2024 - 06:33 WIB

Menteri PUPR Basuki Bahas Potensi Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Menteri Sumber Daya Air dan Energi Republik Tajikistan

Di sela-sela kunjungan kerjanya untuk menghadiri The 3rd Dushanbe Water Action Decade Conference di Republik Tajikistan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono…

Rekor Pameran GAIKINDO dengan Luasan Terbesar dan Peserta Terbanyak

Kamis, 13 Juni 2024 - 06:06 WIB

GIIAS 2024: Rekor Pameran GAIKINDO dengan Luasan Terbesar dan Peserta Terbanyak

– Penyelenggaraan pameran milik Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) akan kembali hadir untuk ke-31 kalinya pada 18-28…

Menteri PUPR Basuki Jajaki Potensi Kerja Sama Infrastruktur Hijau dan Cerdas Iklim dengan Bangladesh

Kamis, 13 Juni 2024 - 05:55 WIB

Menteri PUPR Basuki Jajaki Potensi Kerja Sama Infrastruktur Hijau dan Cerdas Iklim dengan Bangladesh

Dalam kunjungan kerjanya untuk menghadiri The 3rd Dushanbe Water Action Decade Conference di Republik Tajikistan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan…