Investasi pada Reksa Dana, Investor Tidak Dibebankan Pajak Secara Langsung

Oleh : Herry Barus | Jumat, 22 September 2023 - 11:02 WIB

Bahana TCW
Bahana TCW

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pertumbuhan ekonomi domestik yang cukup kuat di tengah-tengahgoncangan global telah membuat mata investor tertuju kepada Indonesia. Berbagai produk investasimulai dari saham, surat utang baik swasta maupun milik negara menjadi incaran investor asing maupun lokal.

Reksa Dana adalah salah satu produk investasi yang semakin banyak diincar oleh masyarakat, pasalnya investasi ini menawarkan banyak kemudahan bagi investor.

Produk Reksa Dana juga memiliki beragam kelas asset, dimana investor bisa memilih berbagai instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko nasabah. Portofolio Reksa Dana yang dipilih olehinvestor nantinya akan dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Hal menarik lainnya dari Reksa Danaadalah investor tidak akan dikenakan biaya pajak imbal hasil di semua jenis produk Reksa Dana yangditawarkan oleh seluruh MI di Indonesia.

Tak heran bila minat masyarakat terhadap Reksa Dana terus meningkat, hal ini tercermin daripertumbuhan dana kelolaan industri yang selalu mengalami kenaikan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)mencatat hingga akhir Agustus 2023, total dana kelolaan Reksa Dana mencapai Rp 844,47 triliun atau naik sebesar 2,05% sejak awal tahun.

‘’Dalam Reksa Dana ada yang disebut Nilai Aktiva Bersih (NAB), dimana perhitungan NAB ini telah memperhitungkan biaya pajak atas aset yang diinvestasikan,’’ papar Novianita Pertiwi (Pipi), Head ofMarketing Communication Bahana TCW Investment Management. Jadi secara tidak langsung pajaktelah dibebankan kepada produk Reksa Dana melalui aset yang diinvestasikan, sehingga investor tidaklagi dikenakan pemotongan pajak untuk hasil keuntungannya, tambahnya.

Sementara itu, untuk jenis investasi seperti deposito, obligasi atau saham imbal hasilnya dikenakanpotongan pajak. Potongan pajak deposito sebesar 20% dari total dana yang diinvestasikan, obligasikena pajak sebesar 10% demikian juga saham dikenakan potongan pajak atas dividen mapun padabiaya penjualan.

Selain bebas pajak, berinvestasi di Reksa Dana bisa dimulai dengan nominal yang sangat terjangkau

serta bisa ditarik kapan saja, tanpa perlu menunggu waktu jatuh tempo. Investor juga bisa memilihberbagi pilihan yang ada, Reksa Dana pasar uang misalnya, penempatan dananya mayoritas padadeposito atau obligasi dengan jatuh tempo dibawah 1 tahun. Reksa Dana pendapatan tetap lebihbanyak ditempatkan pada surat utang baik milik Negara maupun oligasi korporasi.

Sedangkan Reksa Dana saham, sesuai dengan namanya, penempatan dana lebih banyak pada saham-saham pilihan yang telah ditetapkan oleh MI professional.

Memang Reksa Dana bukan objek pajak, namun Investor perlu mengetahui adanya biaya lainnya yang dikenakan pada investor saat berinvestasi pada Reksa Dana. Mulai dari biaya pembelian unit, biayapenjualan kembali bila investor ingin melepas Reksa Dananya dan ada juga biaya pengalihan unit bilainvestor merasa perlu untuk mengubah pilihan investasinya dari yang semula. Namun bila investor

tidak mengutak-atik pilihannya, maka biaya ini tidak akan dikenakan. Biaya-biaya ini dapat berbedaantara suatu Reksa Dana dengan Reksa Dana lainnya, begitu pula antara 1 Manajer Investasi atau Agen Penjual Efek Reksa Dana dengan yang lainnya. Investor dapat melihat seluruh jenis biaya ini padadokumen keterbukaan informasi masing-masing Reksa Dana.

‘’Pastikan saat akan berinvestasi, anda memilih Manajer Investasi yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dan cukup berpengalaman supaya hasil investasi anda maksimal dan aman,’’ papar Pipi. Meski Reksa Dana tidak dikenakan pajak, namun setiap orang yang memilkinya wajib melaporkannyadalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak. Pasalnya Reksa Dana adalah instrumen investasiyang termasuk sebagai harta kekayaan, sama halnya dengan tanah, rumah, deposito dan harta kekayaan lainnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

(Ki-ka). Peresmian dilakukan oleh Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna, Ketua Lembaga Wakaf MES Nurul Huda, SVP Islamic Ecosystem Solution BSI Syukron Habiby dan Badan Pengurus Harian MES Siti Marifah

Senin, 24 Juni 2024 - 12:19 WIB

BSI International Expo 2024 Impresif, Nilai Transaksi di Atas Rp2 T & Jumlah Pengunjung 52.000 Lebih

BSI International Expo 2024 yang diselenggarakan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) pada 20-23 Juni berlangsung impresif, terlihat dari nilai transaksi dan jumlah pengunjung melampaui target…

Menteri Basuki Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan 2 Pejabat Fungsional Ahli Utama

Senin, 24 Juni 2024 - 11:57 WIB

Menteri Basuki Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan 2 Pejabat Fungsional Ahli Utama

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Fungsional Ahli Utama Kementerian PUPR di Auditorium Kementerian PUPR,…

Pekerja Program PKT

Senin, 24 Juni 2024 - 11:50 WIB

Pertengahan 2024, Serapan Tenaga Kerja Padat Karya Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Capai 51.964 Orang

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada TA 2024 terus melanjutkan program infrastruktur kerakyatan bidang jalan dan jembatan yang dikerjakan dengan skema Padat Karya Tunai…

Tips Lifepal – Hindari Risiko Tak Terduga, Kenali Dulu Asuransi Mobil Rental/Roojai

Senin, 24 Juni 2024 - 10:54 WIB

Hindari Risiko Tak Terduga, Kenali Dulu Asuransi Mobil Rental

Jakarta- Bisnis rental mobil selain menawarkan keuntungan besar, juga memiliki risiko tinggi. Sebab, pemilik bisnis ini meminjamkan kendaraan miliknya kepada orang lain dengan karakter berbeda-beda,…

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita bersama Chief Cabinet Secretary Jepang Mr. Hayashi Yoshimasa

Senin, 24 Juni 2024 - 10:25 WIB

Terbang ke Jepang, Menperin Agus Perkuat Kerja Sama Ekonomi & Perjanjian Strategis

Hubungan kerja sama ekonomi Indonesia-Jepang semakin diperkuat melalui berbagai forum internasional, seperti Indo Pasific-Economic Framework for Presperity (IPEF), Indonesia-Japan Economic Partnership…