AdaKami Dipanggil OJK Buntut Peminjamnya Bunuh Diri

Oleh : Wiyanto | Kamis, 21 September 2023 - 12:31 WIB

Pinjol Ada Kami
Pinjol Ada Kami

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menyikapi maraknya pemberitaan adanya dugaan korban bunuh diri dan penagihan pinjaman tidak sesuai ketentuan yang dilakukan oleh salah satu platform penyelenggara fintech peer-to-peer lending yaitu PT Pembiayaan Digital Indonesia, atau AdaKami, OJK telah memanggil penyelenggara P2P tersebut pada Rabu (20/9) dan Kamis (21/9).

Pemanggilan dilakukan untuk meminta klarifikasi dan konfirmasi berita yang beredar di media sosial dan media massa mengenai adanya dugaan korban bunuh diri, teror penagihan, dan tingginya bunga atau biaya pinjaman. Dari pemanggilan tersebut, diketahui bahwa pihak AdaKami telah melakukan investigasi awal untuk mencari debitur berinisial “K” yang marak diberitakan, namun belum menemukan debitur yang sesuai dengan informasi yang beredar.

AdaKami juga menyampaikan bahwa telah memeriksa pengaduan-pengaduan mengenai petugas penagihan (debt collector) yang menggunakan pesanan makanan atau barang fiktif untuk meneror peminjam, namun belum menemukan bukti lengkap. Sementara mengenai bunga pinjaman yang dilaporkan terlalu tinggi, AdaKami menyampaikan bahwa rincian bunga dan biaya-biaya yang dikenakan telah dinformasikan kepada konsumen sebelum konsumen menyetujui pembiayaan.

Atas informasi dari pihak AdaKami tersebut, maka OJK mengambil tindakan sebagai berikut: Mengenai informasi korban bunuh diri, OJK memerintahkan agar AdaKami segera melakukan investigasi secara mendalam untuk memastikan kebenaran berita adanya korban bunuh diri yang viral. OJK juga memerintahkan kepada AdaKami untuk membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang memilki informasi mengenai korban bunuh diri. AdaKami agar melaporkan penanganan pengaduan tersebut kepada OJK.

OJK juga mengimbau bagi masyarakat yang mengetahui informasi lebih lanjut tentang dugaan korban bunuh diri untuk menyampaikan langsung ke OJK melalui Kontak OJK 157 melalui email [email protected], dan telepon 157.

OJK mencermati terkait pengenaan bunga dan biaya lainnya di AdaKami. Adapun batas tingkat bunga termasuk biaya lainnya untuk fintech lending selama ini ditetapkan oleh AFPI yaitu sebesar maksimal 0,4 persen per hari, dan lebih ditujukan untuk pinjaman jangka pendek. OJK telah memerintahkan AFPI untuk menelaah hal tersebut sesuai dengan kode etik AFPI. OJK juga mewajibkan seluruh fintech lending untuk menyampaikan informasi biaya layanan dan bunga secara jelas kepada konsumen, dan melakukan penagihan dengan cara yang baik sesuai dengan peraturan OJK.

OJK memerintahkan AdaKami untuk melakukan investigasi lebih lanjut terkait order fiktif, antara lain dengan meminta informasi kepada platform market place atau e-commerce terkait untuk mengetahui siapa sebenarnya pihak yang melakukan order fiktif dan segera melaporkan hasilnya kepada OJK.

OJK tengah mendalami informasi yang disampaikan AdaKami tersebut, termasuk apabila terdapat pelanggaran ketentuan sebagai dasar untuk melakukan tindak lanjut berdasarkan fakta yang akurat.

OJK akan bertindak tegas jika dari hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran ketentuan pelindungan konsumen. OJK meminta semua lembaga jasa keuangan termasuk penyelenggara fintech lending untuk mematuhi peraturan terkait pelindungan konsumen. OJK mengimbau konsumen dan masyarakat yang ingin menggunakan layanan fintech lending untuk disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan membayar, serta memahami syarat, ketentuan, termasuk bunga, denda dan rincian biaya yang dikenakan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jajaran direksi PT Samator Indo Gas (AGII) seusai RUPST Tahun Buku 2023 (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 24 Juni 2024 - 16:50 WIB

Melejit 8,0%, Samator Catat Total Penjualan Capai Rp2,82 Triliun Sepanjang 2023

PT Samator Indo Gas (AGII) sukses mencatat total Penjualan sebesar Rp 2,82 triliun. Angka tersebut meningkat 8,0% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Catchplay+

Senin, 24 Juni 2024 - 16:40 WIB

Rayakan Ulang Tahun Ke-8, Catchplay+ Hadirkan Penawaran Spesial

Dalam rangka ulang tahun ke-8, Catchplay+ siapkan penawaran spesial dan kompetisi Catchplay+ Challenge di media sosial. Penawaran ini memberikan akses yang lebih mudah dengan harga terjangkau…

Media Gathering Pyridam Farma

Senin, 24 Juni 2024 - 16:11 WIB

Setelah Caplok 100% Saham Probiotec Limited, PYFA Incar Pasar Asean

Setelah mengakuisisi 100% saham perusahaan farmasi terkemuka asal Australia, Probiotec Limited, PT Pyridam Farma Tbk. (PYFA) kini memiliki empat pabrik, yakni Probiotec Pharma, PT Ethica Industri…

(Ki-ka). Peresmian dilakukan oleh Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna, Ketua Lembaga Wakaf MES Nurul Huda, SVP Islamic Ecosystem Solution BSI Syukron Habiby dan Badan Pengurus Harian MES Siti Marifah

Senin, 24 Juni 2024 - 12:19 WIB

BSI International Expo 2024 Impresif, Nilai Transaksi di Atas Rp2 T & Jumlah Pengunjung 52.000 Lebih

BSI International Expo 2024 yang diselenggarakan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) pada 20-23 Juni berlangsung impresif, terlihat dari nilai transaksi dan jumlah pengunjung melampaui target…

Menteri Basuki Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan 2 Pejabat Fungsional Ahli Utama

Senin, 24 Juni 2024 - 11:57 WIB

Menteri Basuki Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan 2 Pejabat Fungsional Ahli Utama

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Fungsional Ahli Utama Kementerian PUPR di Auditorium Kementerian PUPR,…