Pesta Rakyat Simpedes: Kerap Ikut Pameran BRI, UMKM Kripik ‘So Kressh’ Punya Ribuan Re-Seller

Oleh : Wiyanto | Minggu, 17 September 2023 - 10:15 WIB

UMKM Bank Rakyat Indonesia (BRI)
UMKM Bank Rakyat Indonesia (BRI)

INDUSTRY.co.id-Pasuruan – Kripik buah menjadi varian camilan kekinian yang banyak digemari di Indonesia. Kripik buah juga sering kali ditemukan di jual di toko-toko maupun platform marketplace online.

Namun, belum banyak yang tahu, bila tren produk olahan kripik dari buah-buahan ini awalnya muncul dari inovasi warga Kota Malang.

Dialah Kristiawan, warga Jalan Polowijen II, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pioner yang mencetuskan ide olahan kripik ‘So Kressh’. Ditemui di pameran UMKM acara Pesta Rakyat Simpedes BRI di Taman Chandra Wilwatikta, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Kristiawan mengatakan usaha kripik So Kressh ini sudah berjalan lebih dari dua dekade.

Berdiri sejak tahun 2000, usaha kripik buah ini mengambil nama merek ‘So Kressh’. “Saya itu merintis usaha inovasi produk kripik baru yang belum ada di Indonesia, kripik apel. Yang mulai kripik apel ini ya dari Polowijen itu,” ujarnya. Pemasaran kripik ‘So Kressh’ saat ini memang dijual dengan konsep OEM atau Original Equipment Manufacturer. Di mana Kristiawan memperbolehkan re-seller dari berbagai daerah untuk menjual produk kripik buahnya dengan nama merek lain.

Sudah ada lebih dari ribuan re-seller se-Indonesia yang menjual produk kripik buah asal Malang ini. Meski berbeda-beda merek, namun kualitas produk kripik buah ini tetap dijamin sama dengan standar produksi yang tinggi.

“Sistem OEM ini saya pelajari dari China. Walau beda-beda merknya, mulai dari mesin dan kualitasnya saya pantau, kalau tidak renyah, saya turun evaluasi langsung,” ungkapnya. Usaha kripik buah ini awalnya dirintis Kristiawan bersama istrinya dengan modal usaha yang minim. Kala itu dia hanya memiliki modal Rp5 juta dari sisa tabungannya bekerja sebagai manajer di pabrik camilan sayur dan buah. Modal tersebut dia belikan komponen-komponen mesin bekas yang kemudian dia rangkai.

Hingga tercipta mesin vacuum frying buatannya sendiri untuk mengeringkan buah menjadi kripik. Kristiawan juga memanfaatkan buah-buahan dari petani yang tidak terjual karena sudah kering ataupun secara fisik kurang baik. “Di samping menolong petani, apel-apel yang nggak bisa terjual itu saya buat kripik juga supaya gimana caranya membuat camilan yang bergizi”, imbuhnya.

Setiap tahunnya Kristiawan selalu berinovasi mengembangkan variasi kripik buah yang baru. Selain kripik apel, ada juga kripik salak, nanas, jambu, mangga, melon, blimbing, pepaya, stroberi, semangka, jamur, hingga kripik dari berbagai sayur-sayuran. “Totalnya ada 20 item kripik. Semuanya bergizi tinggi karena diolah dengan diuapkan kadar airnya. Antioksidan vitaminnya nggak rusak. Jadi makan kripik ini 100 gram setara sama makan wortel satu kilo”, jelasnya.

Pameran UMKM Di Pesta Rakyat Simpedes BRI Pengembangan bisnis kripik So Kressh ini pun makin berkembang setelah menjadi UMKM binaan dari BRI. Selain mendapat pinjaman modal usaha dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Simpedes, Kristiawan juga kerap mendapat pelatihan pemasaran hingga diajak tampil di pameran-pameran digelar BRI.

Pria paruh baya ini sudah berkali-kali mengikuti pameran-pameran UMKM dari BRI di hampir daerah se-Indonesia. Dari kegiatan pameran-pameran UMKM dari BRI yang diikuti, Kristiawan mengaku bisa mengenalkan produk baru sekaligus tes selera pasar dan tes harganya. “Sudah 20 tahun saya ikut pameran. Jadi sudah bisa memetakan di daerah-daerah ini seleranya gimana. Misalnya ketika di Kalimantan, ternyata warga sana suka-nya yang manis gurih, kalau di Jawa Barat sukanya yang pedas,” imbuhnya.

Kini produk kripik So Kressh ini sudah banyak dikenal hingga ke tingkat mancanegara. Kristiawan kerap diminta oleh sejumlah kementerian di Indonesia untuk mengikuti pameran maupun pelatihan di lebih dari 17 negara sejak 2008.

“Kami dulu pernah ekspor ke China, Singapura, Hongkong, hingga Malaysia. Kalau pameran sudah ke Swiss, Italia, Bulgaria, Hungaria, Autria, Turki, Jeddah, Dubai, Mumbai, Yordania, dan juga di negara Asia,” ujarnya. Dalam sebulan, Kristiawan bisa meraup omzet paling rendah Rp100 juta hingga paling tinggi Rp400 juta. Atas inovasinya, Kristiawan juga pernah dipercaya oleh Badan Pangan Nasional untuk memproduksi kripik sayur secara massal pada 2023. Kripik sayur ini dibagikan kepada anak-anak di berbagai daerah se-Indonesia dalam rangka sosialisasi program pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa Pesta Rakyat Simpedes (PRS) BRI rutin dilakukan sejak 2008 sebagai sarana edukasi dan hiburan sehingga masyarakat pede untuk menjadi entrepreneur. Pada masa pandemi (2020-2021), PRS tetap diselenggarakan secara daring yang disiarkan melalui media streaming.

“Selain menampilkan beragam hiburan, pada kegiatan ini dilakukan berbagai program untuk memberdayakan UMKM, literasi digital, hingga memberikan pelayanan perbankan bagi nasabah. Di samping itu, PRS Pandaan 2023 juga merupakan bentuk dukungan BUMN untuk mendukung UMKM di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Pasuruan”, ungkapnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kawiyan, Komisioner KPAI dan Astrid Gonzaga Dionisio, Spesialis Perlindungan Anak UNICEF Indonesia

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:07 WIB

Orang Tua Garda Depan Bentuk Anak Cerdas Literasi Digital

Jakarta, FMB9 - Di era yang serba canggih saat ini, anak-anak tumbuh di lingkungan yang dikelilingi berbagai perangkat digital yang menawarkan informasi tanpa batas. Oleh karena itu, orang tua…

KKP Tugaskan PSDKP Tangkap Gembong Penyelundupan BBL

Rabu, 19 Juni 2024 - 19:05 WIB

Kerugian Negara Imbas Penyelundupan Lobster Capai Triliunan Rupiah, KKP Tugaskan PSDKP Tangkap Gembong Penyelundupan

Jakarta- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan perang dengan para pelaku penyelundupan bening bening lobster (BBL). Operasi pengawasan akan ditingkatkan untuk membidik gembong…

Pemeriksaan fisik hewan kurban yang akan dibagikan SIG oleh tim Dinas Kesehatan Tuban di Dusun Koro, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:45 WIB

Iduladha 2024, SIG Bagikan 331 Hewan Kurban di 23 Provinsi

Jakarta– PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pada Iduladha 1445 H ini membagikan hewan kurban sebanyak 331 ekor yang tersebar…

Kawasan Kemayoran

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:38 WIB

Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran Gelar Turnamen Golf

Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) dengan bangga merayakan ulang tahunnya yang ke-39.

Menegaskan Visi Menjadi The Most Responsible Fintech, KoinWorks Luncurkan Impact Report 2023: Leveling Up The MSME Ecosystem

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:16 WIB

Menegaskan Visi Menjadi The Most Responsible Fintech, KoinWorks Luncurkan Impact Report 2023: Leveling Up The MSME Ecosystem

Jakarta- KoinWorks dengan bangga mengumumkan peluncuran edisi kedua dari Impact Report yang berjudul "_Leveling Up The MSME Ecosystem_," yang menampilkan hasil dampak sosial perusahaan sepanjang…