Kepala NFA Sidak Gudang Beras Wilmar, Ini Hasilnya

Oleh : Herry Barus | Selasa, 12 September 2023 - 19:19 WIB

Kepala NFA Sidak Gudang Beras Wilmar, Ini Hasilnya
Kepala NFA Sidak Gudang Beras Wilmar, Ini Hasilnya

INDUSTRY.co.id

Serang -Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Wilmar di Serang, Banten pada Selasa (12/09/2023) setelah agenda bersama Presiden Jokowi, Menteri Perdagangan, Menteri Investasi, Dirut Bulog, PJ Gubernur Banten untuk- memastikan distribusi Bantuan Pangan Beras dan kunjungan salah satu pasar di Jombang, Cilegon. Dari hasil kunjungan tersebut, Arief mengakui pasokan GKP ke salah satu penggilingan besar ini mengalami jauh penurunan dan sangat terbatas hari ini. Stok GKP hanya 250 Ton untuk giling beberapa hari ke depan.

Hal ini ditengarai karena siklus produksi saat ini berada di musim panen gadu di mana produksi padi jauh lebih rendah dari panen raya. Berdasarkan KSA BPS neraca produksi padi bulanan pada Agustus hingga Desember mengalami defisit. Ditambah lagi El Nino yang berpotensi berdampak pada produksi nasional.

 

Arief mengatakan, saat ini merupakan kesempatan besar untuk mengakselerasi produksi di tengah tantangan yang ada. 

"Teman-teman penggilingan padi baik becil, besar, korporasi swasta juga mengalami penurunan pasokan Gabah Kering Panen (GKP). Saat ini tantangan yang sebenarnya bukan di penggilingan padi karena merupakan hal yang bagus dengan banyaknya penggilingan padi di Indonesia. Tantangan utamanya adalah bagaimana kita bersama-sama genjot produksi nasional,” tutur Arief.

“Di samping itu, NFA mendorong adanya upaya pemerintah dalam melakukan revitalisasi alat di teman-teman penggilingan padi skala kecil, agar tidak kalah bersaing dan kualitas giling dapat menghasilkan beras berkualitas premium. Upgrade seperti ini penting untuk segera diwujudkan," ujar Arief.

 

General Manager Kawasan Industri Terpadu Wilmar Serang Tenang Sembiring membantah adanya monopoli beras. Perusahaannya saat ini hanya menyerap 2,5 % dari keseluruhan produksi padi yang ada di wilayah Banten.

 

"Kami mulai produksi sejak Juni 2022. Selama Januari hingga Agustus 2023 jumlah gabah petani yang diserap ada sampai 69,8 ribu ton. Sementara produksi gabah di Banten diperkirakan di angka 1,5 juta ton. Mengacu hal tersebut, persentase penyerapan gabah petani kami ada sekitar 2,5 persen. Jadi bagaimana kami bisa melakukan monopoli dan menentukan harga, sementara suplier kami juga berasal dari penggilingan padi di wilayah ini.” tutur Tenang.

 

Tenang juga memaparkan bahwa selama Agustus tahun ini, penyerapan GKP yang dapat diserap Wilmar Serang hanya 5% dari rerata realisasi produksi atau sekitar 200 ton per hari. Dikatakannya pula bahwa semenjak minggu pertama Agustus 2023, kita hanya menyerap 1.750 MT saja gabah. "Kita akan stop supply beras karena tidak ada lagi stok gabah per hari ini, hanya ada stok 350 MT saja." ujarnya.

 

Menyikapi itu, NFA turut menaruh perhatian pada penyebab menggeliatnya harga GKP yang telah menyentuh kisaran harga Rp 6.700-7.000/Kg. Ini dikarenakan harga beras di tingkat akhir sangat bergantung pada harga GKP tersebut.

“Inilah pentingnya food reserve atau Cadangan Pangan Pemerintah yang dikelola oleh pemerintah bersama BUMN klaster pangan. Kemarin Bapak Presiden juga sudah meninjau dan menyatakan stok beras di Bulog aman dan cukup. Stok beras di Bulog ada 1,6 juta ton dan dalam perjalanan ada 400 ribu ton, sehingga akan ada stok 2 juta ton. Dalam kondisi apapun, kita harus punya stok yang mumpuni dan untuk pemenuhan stok tersebut, prioritasnya tentu berasal dari ketersediaan produksi dalam negeri,” ujar Arief.

Dengan stok beras yang tersedia tersebut, Arief mengimbau masyarakat agar menerapkan belanja bijak sehingga terbentuk budaya konsumsi pangan yang terkendali, sehingga stabilitas pangan tetap terjaga. "Saya mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan belanja bijak, belanja sesuai kebutuhan, membeli keperluan pangan sesuai kebutuhan dan tidak perlu sampai panic buying yang memicu kelangkaan pasokan dan lonjakan harga karena stok tersedia." pungkas Ari

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama BSI Hery Gunardi (kanan kedua) bersama Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kanan pertama), Direktur Compliance Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi (kiri kedua) dan SVP Corporate Secretary & Communication BSI Wisnu Sunandar (kiri pertama) saat konferensi pers BSI International Expo di Sentosa Senayan Jakarta.

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:17 WIB

Wujudkan Komitmen Perkuat Ekosistem Halal Indonesia, BSI Gelar International Expo 2024

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) siap menggelar BSI International Expo 2024 yang akan diikuti lebih dari 270 tenant para pelaku usaha halal dalam dan luar negeri, serta potential buyer dari…

Press Conference Telapak

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:09 WIB

Sebut Tak Ada Pelanggaran HAM di Kawasan Konsesi Blok Tanamalia PTVI, Telapak Sampaikan Rekomendasi

Perkumpulan Telapak Indonesia (Telapak), sebuah perkumpulan aktivis LSM, praktisi bisnis, akademisi, afiliasi media, serta masyarakat adat, menyampaikan rekomendasi kepada tiga pihak yakni PT…

Peran Multidisiplin untuk Penanganan Cedera Olahraga Secara Komprehensif

Jumat, 14 Juni 2024 - 16:42 WIB

Peran Multidisiplin untuk Penanganan Cedera Olahraga Secara Komprehensif

Cedera olahraga seringkali menjadi kendala yang menghalangi para atlet dan olahragawan, bahkan sport enthusiast, untuk mencapai performa terbaiknya. Namun, dengan pendekatan penanganan yang…

Ritel modern (Ist)

Jumat, 14 Juni 2024 - 16:10 WIB

Kemenperin Beberkan Sulitnya Produk IKM Masuk Ritel Modern

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membeberkan permasalahan sulitnya produk-produk hasil produksi Industri Kecil dan Menengah (IKM) masuk ke ritel modern di Tanah Air.

Panglima Jenderal TNI Agus Subiyanto Terima CC Panglima US Indo-Pacom Bahas Kerja Sama Militer

Jumat, 14 Juni 2024 - 13:48 WIB

Panglima Jenderal TNI Agus Subiyanto Terima CC Panglima US Indo-Pacom Bahas Kerja Sama Militer

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima dari Courtesy Call (CC) Commanding General United States Army Pacific,Jenderal Samuel J. Paparo, yang menjadikan Indonesia sebagai tujuan pertamanya…