INDUSTRY.co.id - Tingkatkan Kunjungan Wisman, Citilink Layani Penerbangan Internasional dari Tanjungpinang
PT Angkasa Pura II (Persero) memastikan penambahan layanan penerbangan charter internasional di Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah dengan rute Tanjung Pinang (TNJ) Wuhan (WUH) mulai beroperasi pada 17 Desember 2016.
Penerbangan charter internasional ini pun sekaligus mengembalikan status Bandara Raja Haji Fisabilillah yang sebelumnya berstatus bandara domestik menjadi bandara internasional, dimana hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM 69 Tahun 2013 tentang Tatanan Kebandarudaraan Nasional.
Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Udara termasuk fasilitas CIQ (Custom, Imigration, Quarantine) pun telah disiapkan di Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan kebijakan pemberlakuan bebas visa kunjungan dari 169 negara.
Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 21 tahun 2016 tanggal 2 Maret 2016 tentang Kunjungan Bebas Visa Kunjungan, serta Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.17 Tahun 2016 tanggal 20 April 2016 tentang Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bagi Orang Asing Mendapatkan Bebas Visa Kunjungan.
Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Tanjungpinang sehingga penerbangan charter internasional perdana ini terealisasi," kata Direktur Utama Muhammad Awaluddin melalui siaran pers yang diterima akhir pekan ini.
Ia mengharapkan penerbangan ini mampu menumbuhkan aktivitas-aktivitas ekonomi baru dan meningkatkan daya saing industri pariwisata di Kepulauan Riau, khususnya Tanjungpinang.
Dengan beroperasinya penerbangan charter internasional ke China oleh Citilink Indonesia di Tanjungpinang, diharapkan semakin meningkatkan frekuensi penerbangan di Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah. Langkah ini juga merupakan komitmen AP II dalam mendukung program strategis Kementerian Pariwisata untuk mendatangkan 20 juta wisman ke Indonesia," paparnya.
Penerbangan charter internasional dengan rute dari Tanjungpinang (TNJ) Wuhan (WUH) oleh Citilink Indonesia secara bertahap akan dikembangkan kemudian dengan penambahan dengan rute 12 kota lainnya di China.
CEO Citilink Albert Burhan menambahkan, penerbangan ini dibuka sebagai bentuk dukungan Citilink Indonesia terhadap program Nawacita yang menempatkan pariwisata sebagai sektor unggulan yang harus terus didorong pertumbuhannya.
"Antusiasme turis China untuk mengujungi destinasi wisata di Indonesia semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, Citilink membuka berbagai rute yang menghubungkan China dengan berbagai kota di Indonesia," ujar Albert.
Ia berharap dengan dibukanya rute penerbangan langsung China Tanjungpinang dapat membantu akselerasi pariwisata Kepulauan Riau sehingga destinasi wisata di Kepulauan Riau dan Tanjung Pinang bisa dikenal luas oleh wisatawan mancanegara.
Citilink Indonesia akan mendatangkan hampir 7500 wisatawan asal China ke Tanjungpinang dari Desember hingga Maret 2017. Adapun wisatawan ini diantaranya berasal dari Fuzhou, Wuhan, Guiyang, Changsa, dan Zhengzhou.
Selain Tanjung Pinang, saat ini Citilink juga telah melayani beberapa rute penerbangan internasional lainnya dari China dan Hong Kong menuju ke Denpasar dan juga Manado. (Hrb)