Jelang 50 Tahun, TRIPATRA Siap Wujudkan Transisi Energi & Hilirisasi Mineral di Indonesia

Oleh : Ridwan | Jumat, 04 Agustus 2023 - 08:05 WIB

PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA)
PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam upaya mendorong pembangunan industri serta mempercepat transisi energi dan hilirisasi mineral.

Hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah menuju net zero emissions pada tahun 2060 yang merupakan bagian dari tranformasi yang diperlukan dalam upaya menjadi negara maju di tahun 2045.

President Director & CEO TRIPATRA, Raymond Naldi Rasfuldi mengatakan, engineering atau rekayasa merupakan kekuatan utama di balik inovasi dan perkembangan teknologi.

Menurutnya, rekayasa yang menggabungkan keilmiahan dengan kreativitas dalam menciptakan solusi baru untuk berbagai tantangan dan mengembangkan teknologi yang meningkatkan kualitas hidup manusia, termasuk menghadirkan solusi untuk pengembangan teknologi Energi Baru Terbarukan (EBT).

"Oleh sebab itu, industri jasa Rekayasa akan dapat berkontribusi besar dalam kemajuan setiap peradaban bangsa," katanya di Jakarta (3/8).

"Terlebih lagi di era transisi energi dan hilirisasi mineral, tentunya industri di bidang jasa Rekayasa menjadi garda terdepan dalam upaya pencapaian tujuan nasional berkelanjutan," tambah Raymond.

Menjelang hari jadi ke-50, TRIPATRA terus mendorong perubahan transformasional dan berkelanjutan dengan visi perusahaan 'Membangun Solusi Berkelanjutan untuk Transformasi Energi dan Percepatan Hilirisasi'.

"Sejalan dengan visi perusahaan, kami terus berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya agar bisa berkontribusi positif untuk membangun Indonesia melalui solusi kerekayasaan yang inovatif dan berkelanjutan, termasuk ikut serta berperan aktif mempercepat transisi energi dan hilirisasi mineral," papar Raymond.

Dalam upaya untuk mendorong pembangunan industri serta percepatan transisi energi dan hilirisasi mineral nasional, TRIPATRA dengan mayoritas engineer berasal dari dalam negeri, telah berkontribusi dalam meningkatkan nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) melalui pengembangan dan penghasilan ribuan engineer yang berkompeten dalam bidang Rekayasa. 

Hal tersebut dilakukan karena TRIPATRA menyadari bahwa sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten merupakan komponen yang sangat penting dalam menjalankan bisnis Rekayasa. 

Sebagai pioneer perusahaan lokal di industri jasa Rekayasa teknik terintegrasi di Indonesia, TRIPATRA telah banyak berperan dan berkontribusi dalam berbagai proyek strategis.

“TRIPATRA telah memiliki 50 tahun pengalaman dengan kemampuan teknik dan teknologi yang kompeten dari rekayasa multidisiplin terlengkap dengan menghadirkan beraneka ragam layanan terbaik untuk ratusan proyek besar termasuk proyek strategis nasional yang telah dikerjakan di sektor infrastruktur energi, minyak dan gas, petrokimia, logam, serta energi baru dan terbarukan di Indonesia maupun mancanegara,” tandas Raymond.

Hal senada diungkapkan Ketua Umum Gabungan Perusahaan Nasional Ramcang Bangun Indonesia (GAPENRI), Dhira Nandana.

Dia menyebut bahwa sektor industri jasa Rekayasa memiliki peran penting dalam pertumbuhan Indonesia serta mampu menjadi lokomotif pembangunan dan pertumbuhan ragam sektor dan industri nasional di Indonesia, termasuk sektor energi, serta penggerak peningkatan Penggunaan Barang dan Jasa Dalam Negeri (P3DN). 

"Maka dari itu, pentingnya kolaborasi berbagai pihak agar bidang rekayasa Indonesia semakin berkembang dan dioptimalisasikan untuk mendukung pembangunan nasional," ujar Dhira.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Bambang Goeritno mengungkapkan bahwa dalam menghadapi pesatnya pembangunan nasional di berbagai sektor, terutama pada pengembangan sektor transisi energi EBT, tentunya tidak terlepas dari peran penting para insinyur atau engineer pada seluruh proses dari perencanaan dan desain hingga integrasi dan koordinasi.

"Oleh karena itu, engineer yang kompeten dan memiliki kemampuan untuk memberikan solusi Rekayasa inovatif yang dibutuhkan industri semakin dibutuhkan," papar Bambang.

"Selain itu, penting juga bagi industri untuk mengoptimalkan engineer yang berkompeten dari dalam negeri sebagai upaya untuk terus meningkatkan nilai TKDN dalam berbagai proyek pembangunan di Indonesia," tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Inovasi Pharmacademy dari Sanofi berdayakan apoteker lewat platform PharmAcademy.

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:42 WIB

Setahun Pharmacademy, Kuatkan Kompetensi 2.750 Apoteker di Indonesia

Inovasi Pharmacademy dari Sanofi hadirkan platform PharmAcademy yang telah menguatkan Kompetensi 2.750 Apoteker di Indonesia.

BNI Agen46

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:38 WIB

BNI Agen46 Bidik Seratus Ribu Pengunjung Java Jazz Festival

BNI Agen46, mitra PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang menyediakan berbagai layanan jasa keuangan, memeriahkan Jakarta International BNI Java Jazz Festival (BNI JJF) 2024 yang…

UMKM yang mengikuti PackFest 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:40 WIB

PackFest 2024 Kembali Hadir, Telkom Ajak UMKM Naik Kelas Melalui Kemasan Yang Kekinian

Telkom Indonesia melalui Rumah BUMN Telkom kembali mengajak para pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk naik kelas melalui Program Packaging Festival (PackFest) 2024. PackFest merupakan program…

Festival Java jazz

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:31 WIB

Musisi Apresiasi BNI Java Jazz Festival

Pelaksanaan BNI Java Jazz Festival 2024 mendapatkan apresiasi dari kalangan musisi. Salah satunya datang dari Barry Likumahuwa yang juga menjadi salah satu musisi yang tampil dalam gelaran tahunan…

Ilustrasi Mobile Banking BNI

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:01 WIB

Pengunjung Java Jazz Festival Didorong Gunakan M-Banking BNI

BNI Java Jazz Festival 2024 kembali hadir memanjakan telinga dengan alunan musik merdu dari musisi ternama dunia. Festival yang berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 24 hingga 26 Mei 2024…